Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pemilik Kendaraan Mengeluh, Uji Kir Batu Dinilai Ribet dan Tak Efisien

Zanadia Manik Fatimah • Jumat, 27 Maret 2026 | 15:30 WIB
DIUJI: Petugas melakukan uji kir pada beberapa kendaraan di UPT Balai Uji Kir Kota Batu beberapa waktu lalu.
DIUJI: Petugas melakukan uji kir pada beberapa kendaraan di UPT Balai Uji Kir Kota Batu beberapa waktu lalu.

 

JUNREJO - Keluhan terhadap proses uji kir di Kota Batu kembali mencuat. Sejumlah pemilik kendaraan mengaku harus bolak-balik karena kendaraannya tidak langsung dinyatakan lulus.

Bernard (bukan nama sebenarnya), warga Kecamatan Bumiaji, menceritakan pengalaman kenalannya yang menggunakan mobil pikap Mitsubishi L300 keluaran 2022.

BACA JUGA: Rendahnya Realisasi Uji Kir Disorot Pengguna Kendaraan, Proses Dinilai Rumit dan Ada Dugaan Praktik Calo

Saat menjalani uji kir pertama di Kota Batu, kendaraan tersebut dinyatakan tidak layak dan harus menjalani pemeriksaan berulang.

“Disuruh bolak-balik karena katanya tidak layak. Katanya mobilnya ngobos,” ujarnya. Padahal, menurutnya, kendaraan tersebut tergolong baru dan dalam kondisi prima.

Ia membandingkan dengan pengalaman uji kir di daerah lain seperti Tulungagung dan Pasuruan yang tidak pernah menemui kendala serupa.

BACA JUGA: Uji Kir di Kota Batu Dikeluhkan, Pemilik Kendaraan Soroti Proses Rumit hingga Dugaan Calo

Salah satu persoalan yang disorot adalah uji emisi kendaraan berbahan bakar solar yang dinilai terlalu ketat.

“Kalau kendaraan solar kan wajar keluar asap, tapi katanya tidak masuk standar,” katanya.

Keluhan juga datang dari Rudi, warga Kecamatan Batu.

Ia mengaku kendaraannya tidak lulus uji kir sehingga harus kembali di hari berbeda. Kondisi tersebut dinilai memberatkan, terutama bagi kendaraan operasional lintas kota karena menambah biaya dan waktu.

BACA JUGA: Update Antusiasme Wisata Baru Mikutopia: Wisatawan dari Luar Kota Mendominasi hingga Bikin Macet

“Harus balik lagi, padahal sopir dari luar kota,” ujarnya. Sejumlah pengguna menilai kebijakan uji ulang di hari berbeda kurang efisien dan berpotensi membuka celah praktik perantara jika proses dianggap terlalu rumit. (dia/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#uji kir kota batu #proses uji kir #Balai Uji Kir #kota batu #Uji KIR kendaraan