Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Aktivitas Logistik Meningkat Jelang Lebaran

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:13 WIB

Ilustrasi Petikemas (JawaPos.com)
Ilustrasi Petikemas (JawaPos.com)

 

Radar Batu – Aktivitas logistik menjelang lebaran Idulfitri 144&H diperkirakan meningkat. IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghimbau para pengguna jasa agar mengatur jadwal pengiriman lebih awal guna menghindari kepadatan aktivitas distribusi.

Dilansir dari JawaPos.com, Corporate Secretary IPC TPK Pramestie Wulandary mengatakan, pihak IPC TPK terus memperkuat operasional terminal guna memastikan kelancaran arus logistik, terutama selama Ramadhan hingga menjelang libur Lebaran.

“Kami juga mendukung kebijakan pembatasan operasional angkutan barang dengan melakukan penyesuaian pola operasional serta mengimbau pengguna jasa untuk mengatur kegiatan pengiriman dan pengambilan petikemas lebih awal,” ujarnya, Rabu (11/3).

Peningkatan tersebut membuktikan bahwa aktivitas logistik dari berbagai wilayah di Indonesia beroperasional positif pada awal tahun, termasuk ketika memasuki masa periode Ramadan.

Secara bulanan, kinerja pada Februari 2026 juga mengalami kenaikan. Arus petikemas tercatat sebanyak 300.525 TEUs, meningkat 10,6 persen dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 271.521 TEUs.

Perusahaan juga terus mengoptimalkan fasilitas terminal dan meningkatkan produktivitas peralatan bongkar muat yang memadai. Selain itu, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga diperkuat agar seluruh aktivitas di terminal dapat berlangsung efisien dan sesuai prosedur keamanan. 

Dari sisi wilayah operasional, kontribusi terbesar terhadap arus petikemas masih berasal dari terminal di kawasan Tanjung Priok. Hingga Februari 2026, arus petikemas di Tanjung Priok 1 mencapai 208.198 TEUs atau naik sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 182.727 TEUs.

Sementara itu, Tanjung Priok 2 mencatat arus petikemas sebesar 286.613 TEUs, meningkat 6,9 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 268.127 TEUs.

 

 

 

 

 

Menurut Pramestie, tren pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas logistik tetap terjaga di berbagai wilayah operasional perusahaan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong komunikasi dan koordinasi lintas fungsi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan kelancaran arus logistik, khususnya pada periode dengan aktivitas distribusi yang meningkat,” tutupnya.

 

Author: Salma Ayu Aisyah
Sumber: JawaPos.com

Editor : Fajar Andre Setiawan
#Aktivitas Logistik