MALANG KOTA - Kesabaran warga di kawasan Jalan Candi 3, Kelurahan Karangbesuki, sudah mulai habis. Sudah genap dua pekan, kabel listrik dan jaringan internet dibiarkan menjuntai ke badan jalan. Ironisnya, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak berwenang. Padahal kondisi tersebut berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan.
Juntaian kabel tersebut merupakan buntut hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Malang belakangan ini yang membuat tiang penyangga kabel roboh. Vani, salah satu warga setempat, mengaku geram dengan lambatnya respons pihak terkait. Menurutnya, tidak ada upaya evakuasi darurat yang dilakukan sejak kejadian.
“Ini sudah dua minggu tapi belum ada penanganan sama sekali dari pihak berwenang," keluhnya. Warga bukan hanya sekadar risih melihat pemandangan yang kumuh. Ketakutan terbesar adalah adanya risiko arus pendek. Apalagi kabel yang tergeletak tersebut merupakan campuran antara kabel telekomunikasi dan kabel listrik bertegangan.
Di tengah intensitas hujan yang masih tinggi, genangan air di sekitar kabel menjadi ancaman. Warga khawatir jika ada isolasi kabel yang terkelupas, air hujan akan menjadi konduktor listrik yang bisa menyengat siapa saja yang melintas. "Kabel-kabel ini campur, ada WiFi dan listrik. Takutnya kalau kena air lalu ada yang lewat, bisa kesetrum," tambahnya.
Informasi terkait adanya kabel menjuntai di Jalan Candi 3 tampaknya belum mendapat atensi. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang Nur Widianto menyampaikan akan segera berkomunikasi dengan pihak provider. "Saya akan informasikan ke grup provider beserta lokasinya," ucap dia. (Rolianus Ferdi Onggur/ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan