Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sebut Malang Desa, Konten Mahasiswa Luar Kota Panen Hujatan

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 8 Maret 2026 | 12:48 WIB

Photo
Photo

MALANG KOTA - Jagat media sosial warga Kota Malang mendadak heboh usai mencuatnya unggahan video dari seorang mahasiswa luar kota. Dalam konten tersebut, perempuan berhijab itu membandingkan mal legendaris Malang Town Square (Matos) dengan pusat perbelanjaan di kota lain.

Tak berhenti di situ, sebutan desa yang disematkan untuk Kota Malang membuat kuping warganet makin panas. Banyak yang menyayangkan gaya komunikasi sang kreator yang dianggap tidak sopan. Unggahan itu dinilai merendahkan martabat kota pendidikan tersebut di mata publik. Netizen Malang mulai menyerang konten tersebut dengan berbagai umpatan.

Menyadari kegaduhan yang dibuatnya, pemilik akun @caeinmotion akhirnya mengunggah klarifikasi tertulis. Dia berkilah bahwa konten tersebut tidak bermaksud menebar kebencian atau menghina. Menurutnya, video itu hanyalah topik candaan internal dengan kawannya yang kemudian bocor ke ruang publik.

Namun, nasi sudah menjadi bubur. Di era yang serba cepat, persepsi publik sulit ditarik kembali. Video itu sukses membelah opini masyarakat. Meski ada yang menganggapnya sebagai angin lalu, tak sedikit yang merasa perlu membela citra Kota Malang.

"Bercanda ya ada tempatnya. Kalau sudah masuk ranah publik, apalagi menyinggung identitas daerah, ya harus siap dengan konsekuensi respons masyarakat," tulis salah satu komentar warganet.

Fenomena itu pun menjadi panggung bagi para konten kreator lokal Malang untuk angkat bicara. Mereka kompak mengingatkan bahwa ruang digital adalah wadah terbuka. Setiap ketikan dan unggahan video memiliki tanggung jawab moral yang besar.

Kasus itu menjadi refleksi pahit bagi pengguna media sosial. Sekecil apa pun konten yang dibuat, etika tetap menjadi utama. Terlebih jika menyangkut topik sensitif seperti identitas daerah. (Sukma Fadilah/ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#matos #medsos #pakuwon