Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Murah, Unik, dan Penuh Nostalgia! Ini Kafe-Kafe Paling Tua di Batu yang Tetap Eksis di 2025

A. Nugroho • Sabtu, 10 Mei 2025 | 22:01 WIB

Kopi Sontoloyo Kota Batu (Riska Irawan).
Kopi Sontoloyo Kota Batu (Riska Irawan).

BATU - Kota Batu memang terkenal dengan panorama pegunungan yang memukau. Tapi siapa sangka, kota ini juga menyimpan deretan kafe legendaris yang bukan hanya bertahan hingga tahun 2025, tapi juga sarat dengan sejarah dan keunikan yang tak ditemukan di tempat lain. Tiga kafe ini bukan sekadar tempat ngopi, tapi juga saksi hidup perjalanan budaya dan gaya hidup masyarakat Batu dari masa ke masa.

Baca Juga: Omzet Restoran dan Kafe di Kota Batu Turun 30 Persen

Kopi Sontoloyo: Antara Nama Nyeleneh dan Barang Antik

Didirikan pada 1 September 2018, Kopi Sontoloyo sukses menarik perhatian sejak awal karena namanya yang nyeleneh dan cenderung “konyol” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Tapi justru dari situlah kekuatannya. Sang pemilik, Rinto, sengaja memilih nama ini agar mudah diingat dan mengundang rasa penasaran.

Kopi Sontoloyo yang terletak di Rekesan, Bulukerto, Kecamatan  Bumiaji, Kota Batu (Arri Susanto).
Kopi Sontoloyo yang terletak di Rekesan, Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu (Arri Susanto).

Uniknya, hampir seluruh interior kafe merupakan koleksi barang antik milik pribadi Rinto, mulai dari meja, kursi, sampai pajangan, semuanya vintage dan bisa dibeli. Terletak di tengah hamparan sawah dan kebun teh di Dusun Kliran, Desa Bulukerto, suasana joglo klasik yang luas dan pemandangan pegunungan membuat malam di sini terasa romantis dan penuh nostalgia.

Menu yang ditawarkan juga ‘berjiwa rakyat’, mulai dari kopi robusta, jamu tradisional, hingga makanan seperti nasi goreng Jawa, bakmi, hingga donat kampung. Harganya? Mulai dari Rp5.000 saja!

Baca Juga: Kulineran Seru di Kota Batu: 3 Kafe Pizza Ini Tawarkan Pengalaman Unik, dari Belajar Membuat Pizza hingga Menikmati Suasana ala Bali

Kopi Baturono: Murah Meriah, Kaya Rasa

Kalau cari kopi murah tapi mantap, Kopi Baturono jawabannya. Dengan tagline legendaris “Ingat Kota Batu, Ingat Kopi Baturono,” tempat ini sudah jadi bagian dari identitas lokal. Kopi di sini dibanderol mulai Rp2.000 saja, dan ada menu nasi sayur sepuasnya mulai dari Rp7.000, makanya jadi langganan pelajar, pekerja, hingga backpacker.

Kopi Baturono di Jalan Argopuro No.1B, Sisir, Kecamatan Batu, Malang (Didid Hawaranca).
Kopi Baturono di Jalan Argopuro No.1B, Sisir, Kecamatan Batu, Malang (Didid Hawaranca).

Berlokasi di Jalan Argopuro No. 1B, suasana Kopi Baturono sangat sederhana dan hangat. Tempat ini juga sering jadi markas komunitas atau tempat diskusi santai warga. Meski tampak tradisional, mereka tetap aktif di media sosial dan buka bahkan di hari-hari besar seperti Lebaran.

Baca Juga: Serasa Masuk Dunia Totoro, Kedai Paranono Jadi Kafe Vibes Ghibli di Batu yang Bikin Betah

Retrorika Cafe: Surganya Pecinta Recycle dan Tanaman Hias

Beda dari dua kafe sebelumnya, Retrorika Cafe Bar & Resto punya konsep yang unik: reuse-recycle. Hampir 90% bahan bangunan dan perabotnya merupakan hasil daur ulang, mulai dari kayu bekas, jendela tua, sampai furnitur lama yang disulap jadi dekorasi artistik.

Retrorika Cafe di Bumiaji Kota Batu (Matt Journey).
Retrorika Cafe di Bumiaji Kota Batu (Matt Journey).

Kafe ini juga jadi favorit pecinta tanaman, karena dekorasinya dipenuhi dengan aneka succulent dan tanaman hias. Dengan suasana homey dan ramah lingkungan, Retrorika cocok banget buat yang ingin ngopi sambil kerja atau sekadar santai menikmati udara sejuk Kota Batu.

Bukan Sekadar Kafe, Tapi Penjaga Warisan Rasa dan Cerita

Kopi Sontoloyo, Kopi Baturono, dan Retrorika Cafe membuktikan bahwa eksistensi sebuah tempat ngopi bukan hanya soal tren, tapi juga soal karakter, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat. Di tengah menjamurnya kafe modern, ketiganya tetap bertahan dan terus berkembang karena menawarkan sesuatu yang tak tergantikan: pengalaman.

Jadi, kalau ke Batu, jangan cuma cari wisata alam. Cobalah mampir ke kafe-kafe tua ini. Siapa tahu, kamu nggak cuma dapat secangkir kopi hangat, tapi juga cerita yang bikin kamu ingin kembali. (my)

Editor : A. Nugroho
#kuliner legendaris #wisata kuliner #Kafe Batu #nostalgia #kota batu #hidden gems #kopi lokal