
BATU, RADAR BATU - Sejumlah siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Batu berpeluang memperoleh pekerjaan sebelum dinyatakan lulus. Peluang itu muncul melalui kelas industri, praktik kerja industri, dan proses seleksi perusahaan sejak semester akhir.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri Kota Batu Kolikul Huda mengatakan, sekolah mulai memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satunya melalui pembentukan kelas industri.
Materi pembelajaran dalam kelas tersebut disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Porsi praktik diperbanyak. Sejumlah materi bahkan disampaikan langsung oleh praktisi industri.
“Misalnya di SMKN 3 Batu ada dua kelas industri yang fokusnya lebih mengarah ke kesiapan kerja,” katanya.
Menurut Kolik, model tersebut membuat siswa tidak hanya memahami teori. Mereka juga memperoleh pengalaman kerja dengan standar industri.
Pada semester akhir, siswa dapat mengikuti proses seleksi perusahaan sebelum menyelesaikan pendidikan. Perusahaan bisa menilai kemampuan siswa secara langsung selama proses pembelajaran.
Skema itu membantu perusahaan mengurangi waktu adaptasi ketika siswa mulai bekerja. Sementara siswa memperoleh gambaran lebih jelas mengenai tuntutan pekerjaan.
Program praktik kerja industri atau magang juga menjadi jalur penting. Selama magang, perusahaan dapat melihat kemampuan, kedisiplinan, dan kecocokan siswa dengan kebutuhan pekerjaan.
