Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Gempa NTT: 15.722 Gempa Susulan dalam 30 Hari, Tapi Trennya Terus Menurun

N
Penulis: Nara Amelia❯
Peta guncangan (shakemap) gempa yang mengguncang wilayah Ruteng-Manggarai, NTT. Foto: BMKG
Peta guncangan (shakemap) gempa yang mengguncang wilayah Ruteng-Manggarai, NTT. Foto: BMKG

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Sebulan penuh sejak gempa dahsyat M7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026, BMKG merilis data terbaru soal rangkaian gempa susulan yang masih terus terjadi hingga kini. Total tercatat 15.722 gempa susulan dengan kekuatan bervariasi antara M0,9 hingga M6,2 sepanjang 30 hari terakhir.

Kabar baiknya, meski angkanya masih terdengar besar, BMKG memastikan tren gempa susulan ini menunjukkan pola peluruhan yang konsisten dari minggu ke minggu. Pada pekan pertama pasca-gempa utama, tercatat 5.011 kejadian. Angka ini terus menurun signifikan, 4.267 kejadian di minggu kedua, 3.158 di minggu ketiga, 2.421 di minggu keempat, hingga akhirnya tersisa 864 kejadian pada minggu kelima (hingga 15 September pukul 05.00 WIB).

Manggarai Kembali Diguncang Gempa Hari Ini

Hari ini, Jumat (18/9), gempa terbaru dengan magnitudo 2,4 kembali mengguncang Ruteng-Manggarai siang tadi, tepatnya pukul 12.13 WIB. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 8,26 Lintang Selatan dan 120,57 Bujur Timur, sekitar 40 km utara Ruteng-Manggarai dengan kedalaman 6 km. Untungnya, getaran gempa ini tergolong sangat lemah dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menegaskan pola penurunan gempa susulan ini merupakan hal yang wajar dan diharapkan pasca-gempa besar, seiring energi yang terlepas berangsur-angsur semakin berkurang seiring waktu. Meski begitu, masyarakat di wilayah terdampak tetap diimbau waspada, mengingat gempa susulan berkekuatan cukup besar (hingga M6,2) masih mungkin terjadi kendati frekuensinya kian jarang.

Di sisi lain, hari ini juga tercatat sejumlah aktivitas seismik lain di berbagai wilayah Indonesia, termasuk gempa M5,2 di Banten (198 km barat daya Bayah) dan M4,4 di kawasan Flores, keduanya dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dari berbagai sumber

Artikel Terkait

Dokter Melinda Rawat Ratusan Korban Gempa NTT Sendirian di 2 Hari Paska Gempa Pertama

Dokter Melinda Rawat Ratusan Korban Gempa NTT Sendirian di 2 Hari Paska Gempa Pertama

Kisah pengorbanan Dokter Melinda yang mengobati ratusan korban gempa NTT sendirian menjadi sorotan publik.

Ganjar dan Risma Datang ke NTT, Kunjungi dan Berikan Langsung Bahan Pangan Pokok Bagi Para Pengungsi

Ganjar dan Risma Datang ke NTT, Kunjungi dan Berikan Langsung Bahan Pangan Pokok Bagi Para Pengungsi

Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kunjungi NTT pada Minggu (16/8/2026).

Megathrust Jawa Timur: Zona Sepanjang 440 Km yang Belum Pernah "Pecah" Total

Megathrust Jawa Timur: Zona Sepanjang 440 Km yang Belum Pernah "Pecah" Total

Zona Megathrust di Jawa Timur yang juga perlu perhatian khusus. Kenali kharakterisik dan sejarahnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer