Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Parkir Semrawut di Jalan Dewandaru Tuai Kritik Pengunjung

F
DIKELUHKAN: Kondisi parkir semrawut di Jalan Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru tampak semrawut beberapa waktu lalu. WANASA RAHMAT AKBAR ADZANI/FREELANCE RADAR MALANG
DIKELUHKAN: Kondisi parkir semrawut di Jalan Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru tampak semrawut beberapa waktu lalu. WANASA RAHMAT AKBAR ADZANI/FREELANCE RADAR MALANG

Advertisement

 

MALANG KOTA - Lonjakan aktivitas kuliner tidak diikuti penataan ruang yang memadai. Kawasan Jalan Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru kini dipadati parkir semrawut yang memicu keluhan pengunjung dan mengganggu arus lalu lintas. Kondisi itu terlihat setiap sore hingga malam.

Badan jalan yang sempit dipenuhi kendaraan parkir di sisi kiri dan kanan tanpa pengaturan jelas. Volume kendaraan terus meningkat, sementara ruang parkir tetap terbatas. Ratna Ambarsari, salah satu pengunjung mengaku waswas setiap kali memarkir kendaraan. “Parkirnya mepet sekali. Takut nyenggol kendaraan lain,” ujarnya.

Advertisement

Menurut dia, risiko bersenggolan meningkat saat lalu lintas padat. Situasi memburuk pada momen tertentu, seperti Ramadan. Kawasan tersebut berubah menjadi titik kemacetan saat warga berburu takjil. “Waktu itu macet total. Semua datang bersamaan, tidak ada yang mengatur,” katanya.

Keluhan serupa datang dari pelaku usaha. Mar’atus, karyawan lapak minuman menyebut parkir semrawut sering memicu kemacetan mendadak. “Kalau tidak diatur, langsung macet. Klakson bersahutan,” ujarnya.

Para pedagang kerap turun tangan mengatur kendaraan pelanggan agar tidak menutup akses jalan. Kondisi ini otomatis mengganggu aktivitas utama mereka dalam melayani pembeli. Di sisi lain, menghadirkan juru parkir resmi juga bukan tanpa risiko. Pedagang khawatir pungutan parkir justru membuat pelanggan enggan datang.

Advertisement

Warga dan pelaku usaha berharap ada penataan kawasan secara menyeluruh. Penyediaan lahan parkir dan pengaturan lalu lintas dinilai mendesak agar kawasan kuliner tersebut tetap berkembang tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. 

Advertisement

Artikel Terkait

Dishub Ungkap Modus Jukir Nakal di Kota Batu, Pakai Karcis Lama hingga Mabuk Saat Bertugas

Dishub Ungkap Modus Jukir Nakal di Kota Batu, Pakai Karcis Lama hingga Mabuk Saat Bertugas

Dishub Kota Batu ungkap modus jukir nakal, mulai karcis bekas hingga pungutan liar. Warga diminta berani melapor.

Jukir Nakal di Kota Batu Masih Marak, Aduan Terbanyak Soal Karcis dan Tarif Parkir

Jukir Nakal di Kota Batu Masih Marak, Aduan Terbanyak Soal Karcis dan Tarif Parkir

Dishub Kota Batu ungkap pelanggaran jukir didominasi karcis parkir dan tarif tak sesuai aturan, masyarakat diminta aktif melapor.

Realisasi Seret, Cak Nur Evaluasi Kebocoran Parkir Tepi Jalan di Kota Batu

Realisasi Seret, Cak Nur Evaluasi Kebocoran Parkir Tepi Jalan di Kota Batu

Realisasi retribusi parkir tepi jalan Kota Batu minim baru capai 24,32% dari target Rp7 miliar akibat lemahnya pengawasan dan jukir nakal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer