
BATU - Krisna, warga Jalan Sai, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu hanya bisa pasrah setelah mengetahui sepeda motor Honda Astrea bernopol N 6249 QF miliknya raib digondol maling pada Senin lalu (24/2).
Dari rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi, maling yang masih belum diketahui identitasnya itu menyatroni halaman parkirnya pukul 04.30.
Namun, kejadian itu baru dia sadari pukul 11.00.
Itu setelah anaknya menanyakan keberadaan motor yang biasa ia gunakan pergi ke tempat kerja.
Barulah pria yang merupakan salah seorang karyawan toko oleh-oleh di Kota Batu itu menyadari bila motornya telah hilang.
Peristiwa itu ia laporkan ke Polres Batu kemarin (25/2).
Peristiwa itu cukup aneh.
Sebab, di samping motor astrea miliknya juga terparkir Honda Scoopy.
Secara ekonomis tentu Honda Scoopy memiliki nilai jual lebih mahal.
Sebab, Honda Astrea milik Krisna jika dijual hanya laku sekitar Rp 3,5 juta saja.
“Dari rekaman CCTV pelakunya seorang pria memakai topi dan celana jeans biru serta sweeter abu-abu,” ujarnya.
Krisna mengaku tak mengunci ganda motor miliknya yang berwarna hitam putih itu.
Ia hanya menutup body depan dengan jas hujan.
Itu kerap ia lakukan lantaran tak pernah ada riwayat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sana.
Bahkan, halaman parkir itu juga kerap digunakan parkir siswa yang bersekolah tak jauh dari kediamannya.
Dari rekaman CCTV pula, tampak motor milik Krisna itu digondol dalam keadaan mesin mati.
Tentu saja tak butuh waktu lama untuk membawa kabur motor lawas itu.
Apalagi kondisi lingkungan juga masih sepi.
Hanya ada satu atau dua orang saja yang melintas hendak menuju musala untuk menunaikan ibadah salat subuh. (iza/dre)



