Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

195 Warga Masuk Verifikasi Bansos

Z
BERPELUANG MENERIMA INSENTIF : Salah seorang lanjut usia (lansia) berpeluang disasar bantuan insentif kemarin (27/2). ZANADIA MANIK FATIMAH/RADAR BATU
BERPELUANG MENERIMA INSENTIF : Salah seorang lanjut usia (lansia) berpeluang disasar bantuan insentif. ZANADIA MANIK FATIMAH/RADAR BATU


Advertisement

BATU - Nasib penyaluran bantuan sosial lagi-lagi bergantung pada ketepatan data. Sebanyak 195 warga Kota Batu dari kelompok desil 1-5 kini masuk tahap verifikasi sebagai calon penerima bantuan dari Kementerian Sosial. Proses itu dilakukan sebelum bantuan barang ditetapkan dan disalurkan.

Bantuan yang diusulkan tidak berbentuk uang tunai. Jenisnya berupa sembako, sarana prasarana, hingga alat kesehatan. Seluruh calon penerima masih diperiksa untuk memastikan kondisi sosial ekonomi mereka sesuai dengan data usulan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Batu Mustakim Wardi mengatakan, 195 nama tersebut masih berstatus usulan. Karena itu, verifikasi dilakukan menyeluruh, termasuk lewat kunjungan langsung ke rumah calon penerima.

“Sebanyak 195 itu masih melalui tahap verifikasi. Juga dilakukan pengecekan langsung ke lapangan agar data yang diusulkan benar-benar sesuai kondisi riil,” ujarnya. Menurut Mustakim, bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing warga.

Untuk alat kesehatan, misalnya, pemberian bantuan bergantung kebutuhan spesifik penerima berdasarkan verifikasi lapangan. Skema ini diprioritaskan bagi warga yang belum terakomodasi bantuan dari pemerintah kota dan program lain yang dibiayai APBD.

Advertisement

“Untuk jenis bantuan yang didapatkan juga disesuaikan dengan hasil verifikasi lapangan serta pagu anggaran yang tersedia dari pusat. Jadi tidak seragam, tetapi berdasarkan kebutuhan riil,” tegasnya.

Ia menegaskan, bantuan ini berbeda dengan program insentif bagi lansia dan disabilitas. Skema tersebut juga tidak berkaitan dengan bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Seluruh mekanisme penyaluran mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Meski belum final, peluang 195 warga itu dinilai cukup besar. Sebab, secara data mereka masuk kelompok desil 1-5 dan disebut belum tercakup dalam program bantuan lain.

Advertisement
Editor : Fajar Andre Setiawan

Artikel Terkait

Desil Bansos Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi? Ini Cara Ajukan Pembaruan lewat Aplikasi Kemensos

Desil Bansos Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi? Ini Cara Ajukan Pembaruan lewat Aplikasi Kemensos

Desil Bansos Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi? Ini Cara Ajukan Pembaruan lewat Aplikasi Kemensos

BPS Kota Batu Tegaskan Desil Bukan Label Permanen

BPS Kota Batu Tegaskan Desil Bukan Label Permanen

BPS tegaskan desil bukan label permanen, warga Kota Batu dapat ajukan pembaruan data kesejahteraan.

Data Kendaraan hingga Listrik di Kota Batu Direncanakan Terintegrasi

Data Kendaraan hingga Listrik di Kota Batu Direncanakan Terintegrasi

Integrasi data kendaraan hingga listrik di Kota Batu direncanakan untuk tingkatkan akurasi sasaran bansos.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer