Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Ekstrem, Petani di Kota Batu Diminta Tunda Tanam

F
DISASAR PERINGATAN: Sektor pertanian di Kota Batu mendapat peringatan dini dalam menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir.
DISASAR PERINGATAN: Sektor pertanian di Kota Batu mendapat peringatan dini dalam menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir.

BATU - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Batu beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada sektor pertanian. Selain menurunkan produktivitas, kondisi tersebut memicu potensi gagal panen serta peningkatan biaya produksi. Menyikapi situasi itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu mengeluarkan peringatan dini bagi para petani.


Advertisement

Peringatan itu menjadi langkah antisipatif menghadapi dampak angin muson barat dan potensi gangguan atmosfer sepanjang Februari. Petani diminta melakukan penyesuaian strategi budidaya agar kerugian akibat cuaca ekstrem dapat ditekan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Hendry Suseno menuturkan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah penguatan manajemen lahan dan air. Salah satunya dengan menunda tanam dan pemupukan hingga kondisi cuaca kembali stabil.

“Penanaman dan pemupukan sebaiknya ditunda sementara. Fokus pada pengelolaan lahan dan perlindungan tanaman,” ujarnya. Petani juga diminta memastikan sistem drainase berfungsi optimal. Saluran air harus dibersihkan dari sumbatan agar tidak terjadi genangan yang berpotensi merusak tanaman.

Advertisement

Selain itu, proteksi fisik tanaman dinilai penting untuk meminimalkan kerusakan. Upaya proteksi dapat dilakukan melalui sanitasi rutin tanaman, termasuk memangkas bagian yang terindikasi terserang hama atau penyakit. Langkah ini dinilai mampu mencegah penyebaran penyakit yang kerap muncul saat kelembapan tinggi.

Distan-KP juga menganjurkan pemasangan ajir atau penyangga tanaman serta penggunaan mulsa yang kuat sebagai penahan angin. Langkah tersebut bertujuan mencegah tanaman roboh akibat hujan deras dan angin kencang.

Menurut Hendry, rangkaian strategi tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas produksi pertanian. Selain mencegah gagal panen, upaya ini juga bertujuan menjaga kesehatan tanaman dan struktur tanah agar tidak tergerus erosi.

Advertisement

Pemerintah Kota Batu mendorong petani terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di wilayah masing-masing. Dengan koordinasi intensif, pola tanam dan strategi perlindungan dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca serta karakteristik lahan. (dia/dre)

Advertisement

Artikel Terkait

Sosiologi Jadi Mapel Favorit dalam TKA

Sosiologi Jadi Mapel Favorit dalam TKA

Sosiologi jadi mapel favorit siswa SMAN 1 Batu dalam Tes Kemampuan Akademik.

Museum Angkut Kota Batu Kenalkan Otomotif Lewat Mekanik Cilik

Museum Angkut Kota Batu Kenalkan Otomotif Lewat Mekanik Cilik

Museum Angkut kenalkan dunia otomotif ke anak lewat wahana mekanik cilik.

Liburan ke Kota Batu? Ini 5 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba 

Liburan ke Kota Batu? Ini 5 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba 

Kota Batu menawarkan beragam aktivitas liburan, mulai dari mencoba wahana permainan, mengenal satwa, hingga menikmati wisata alam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer