Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angkutan Pelajar Gratis di Kota Batu Bakal Dilengkapi Presensi Digital

F
TUNGGU SISWA: Apel gratis diserbu siswa saat jam pulang sekolah di Jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu kemarin (7/1).
TUNGGU SISWA: Apel gratis diserbu siswa saat jam pulang sekolah di Jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu kemarin (7/1).

BATU - Program angkutan pelajar (apel) gratis di Kota Batu akan memasuki fase baru. Mengawali tahun anggaran 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menyiapkan sistem presensi digital sebagai upaya memperbaiki tata kelola layanan yang selama ini masih menyisakan persoalan di lapangan, seperti ketepatan sasaran hingga kelebihan muatan.


Advertisement

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu saat ini tengah merancang aplikasi presensi berbasis digital yang akan terintegrasi langsung dengan identitas siswa pengguna layanan. Sistem ini dirancang untuk memperketat pengawasan sekaligus meningkatkan transparansi operasional apel gratis. 

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Batu, Hari Juni Susanto, menjelaskan presensi digital tersebut akan menjadi instrumen utama pengendalian layanan. Setiap pengemudi wajib memiliki aplikasi di ponsel mereka. Sementara siswa akan dibekali kartu identitas khusus yang digunakan untuk tapping setiap kali naik armada.

“Dengan sistem ini, kami bisa mengetahui siapa saja yang menggunakan layanan, kapan naik, dan di armada mana. Ini penting untuk mencegah overload dan memastikan layanan tepat sasaran,” ujar Hari. Tak hanya itu, sistem digital tersebut juga dirancang terhubung dengan orang tua siswa.

Advertisement

Setiap aktivitas keberangkatan akan memunculkan notifikasi secara real time, sehingga orang tua dapat memantau pergerakan anak mereka saat menggunakan apel gratis. Menurut Hari, pengembangan aplikasi ini tidak semata ditujukan untuk pengawasan siswa. Pihaknya juga ingin memastikan kinerja sopir berjalan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.

Dengan data yang tercatat secara digital, evaluasi kedisiplinan pengemudi dapat dilakukan lebih objektif dan terukur. Meski demikian, Dishub menegaskan pengembangan sistem masih dalam tahap pematangan. Sejumlah aspek teknis tengah dikaji agar aplikasi benar-benar siap digunakan dan tidak menimbulkan kendala baru di lapangan.

Jika berjalan sesuai rencana, sistem presensi digital apel gratis ditargetkan mulai diuji coba dan dioperasikan pada Maret mendatang. Hari berharap inovasi ini dapat memperkuat fungsi apel gratis, bukan hanya sebagai bantuan transportasi. Namun, juga sebagai layanan publik yang aman, tertib, dan akuntabel. (ori/dre)

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Trans Jatim Koridor II Malang Raya Tak Lewati Kota Batu, Ini Rute dan Jadwal Peluncurannya

Trans Jatim Koridor II Malang Raya Tak Lewati Kota Batu, Ini Rute dan Jadwal Peluncurannya

Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya dijadwalkan mulai beroperasi pada 30 Oktober 2026.

Tumpahan Solar Bikin Pengendara Motor Terjatuh di Jalan Bromo

Tumpahan Solar Bikin Pengendara Motor Terjatuh di Jalan Bromo

Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar membuat Jalan Bromo hingga Jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, licin kemarin pagi

Trans Jatim Koridor 2 Ditolak Sopir Angkot Malang, Apa Alasannya?

Trans Jatim Koridor 2 Ditolak Sopir Angkot Malang, Apa Alasannya?

Sopir angkot Malang terus menolak Trans Jatim Koridor 2, dari soal koridor 1 hingga janji kompensasi yang belum tuntas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer