
BATU, RADAR BATU – Deteksi tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu fokus perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Batu.
Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memanfaatkan perangkat portable X-ray atau rontgen bergerak untuk membantu menemukan kasus lebih dini.
Sekretaris Dinkes Kota Batu dr Susana Indahwati mengatakan, pemeriksaan tersebut disertai edukasi mengenai pencegahan dan pengobatan TBC. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan deteksi dini melalui layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Baca Juga: No Na Hadir di Wish 107.5 Bus, Studio Rekaman Bergerak dalam Bus dari Stasiun Radio Filipina
Selain pemeriksaan TBC, CKG juga mencakup skrining penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melalui pemeriksaan tekanan darah serta kadar gula darah.
Pemkot Batu menyediakan 41 titik layanan untuk memperluas jangkauan pemeriksaan. Petugas juga berkeliling ke desa dan kelurahan agar warga tidak harus selalu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kami juga berkeliling ke desa atau kelurahan untuk mendekatkan layanan ke masyarakat,” paparnya.
Hingga periode pendataan dalam laporan tersebut, sebanyak 106.546 warga telah mengakses CKG dari total 109.982 pendaftar. Pemeriksaan menjangkau berbagai kelompok usia, mulai bayi di bawah satu tahun hingga lansia.
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Benjamin Paulus Oktavianus mengapresiasi pelaksanaan program tersebut di Kota Batu. Menurut dia, CKG mendorong perubahan pendekatan layanan kesehatan dari pengobatan menuju pencegahan.
Pemeriksaan rutin memungkinkan masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sebelum penyakit berkembang lebih serius. Deteksi dini juga penting untuk mencegah komplikasi penyakit kronis.
Baca Juga: Cocok untuk Mengisi Waktu Akhir Pekan Ini, GJLS: Berapi-Api Adakan Promo Tiket Nonton Buy 1 Get 1
“Kalau sudah terdeteksi sejak awal, langkah pengobatannya juga lebih mudah,” ujarnya.
