Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Warga di Kota Batu Ikut Senam dan Cek Kesehatan Gratis di CFD MBatu Sae

F
BERI ARAHAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Aditya Prasaja menyampaikan sosialisasi Germas di CFD MBatu Sae kemarin (9/11).
BERI ARAHAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Aditya Prasaja menyampaikan sosialisasi Germas di CFD MBatu Sae kemarin (9/11).

BATU - Sebanyak 280 pengunjung Car Free Day (CFD) Mbatu Sae memadati lapangan parkir Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu sejak pukul 06.00 kemarin (9/11). Mereka tampak antusias mengikuti senam bersama edisi spesial.


Advertisement

Sebab, dalam kegiatan tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) sekaligus menyampaikan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sosialisasi Germas fokus pada pengendalian penyakit prioritas.

Di antaranya kardiovaskular, kanker, jantung, stroke, uronefrologi, tuberkulosis (TBC), serta kesehatan ibu dan anak (KIA). Untuk CKG, warga mendapat layanan skrining dan konsultasi di empat pos yang disediakan Puskesmas Kecamatan Batu, Puskesmas Sisir, RSIA Haji Kota Batu, dan RSU dr. Etty Asharto.

“Kami menyasar CFD karena kerumunan warga memungkinkan pendidikan kesehatan dan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM),” ujar Aditya Prasaja, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu. Menurutnya, skrining seperti ini efektif menjaring kasus yang belum terdiagnosis dan mendorong rujukan lebih cepat ke fasilitas kesehatan.

Advertisement

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Aries Setiawan, menilai kegiatan lintas sektor itu juga memberi dampak ekonomi lokal. “Selain menyehatkan warga, acara ini menggerakkan aktivitas pedagang. Sebab, di area CFD tercatat sekitar 240 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan,” katanya.

Dia menyebut animo warga cukup tinggi. Sebab, mereka bisa mengetahui tekanan darah, gula darah, dan skrining TBC melalui layanan CKG. Tim medis juga memberi edukasi singkat soal pencegahan PTM, pentingnya deteksi dini, serta rujukan layanan kesehatan lanjutan bila ditemukan indikasi penyakit.

“Program serupa akan dilanjutkan secara berkala sebagai bagian dari strategi promotif-preventif Dinkes bersama Diskumperindag,” pungkasnya. (adv/dia/dre)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

175 Atlet dari Kota Batu Masuk Puslat Porprov Jatim X 2027

175 Atlet dari Kota Batu Masuk Puslat Porprov Jatim X 2027

KONI Kota Batu memulai Puslat Ring 1 untuk 175 atlet menuju Porprov Jatim X 2027 demi menjaga peluang prestasi.

DPRD Minta Kasus KONI Kota Batu Tak Digiring ke Praduga Bersalah

DPRD Minta Kasus KONI Kota Batu Tak Digiring ke Praduga Bersalah

DPRD Kota Batu meminta asas praduga tak bersalah dikedepankan dalam penyelidikan dugaan penyimpangan dana hibah KONI.

Permainan Sensori Tarik Minat Anak di CFD Mbatu Sae Kota Batu

Permainan Sensori Tarik Minat Anak di CFD Mbatu Sae Kota Batu

Permainan sensori fidget clicker mulai diminati anak-anak di CFD Mbatu Sae Kota Batu, diyakini bantu fokus dan redakan stres.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer