Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BMW PHK 8.000 Karyawan hingga 2027, Pesangon Tembus Rp13,1 Miliar

A
Penulis: Ali Azhar D❯
Ilustrasi - Suasana pabrik mesin serta baterai tegangan tinggi milik BMW di Shenyang, China, pada 15 Oktober 2026. (BMW)
Ilustrasi - Suasana pabrik mesin serta baterai tegangan tinggi milik BMW di Shenyang, China, pada 15 Oktober 2026. (BMW)

Advertisement

 BMW berencana memangkas sekitar 8.000 tenaga kerja secara global hingga akhir 2027. Di tengah tekanan bisnis dan penurunan penjualan di China, produsen otomotif asal Jerman tersebut dilaporkan menawarkan paket pesangon hingga 650.000 euro atau setara Rp13,1 miliar bagi karyawan tertentu.

Mengutip laporan Auto Home yang diberitakan ANTARA pada Kamis (22/10/2026), besaran kompensasi yang ditawarkan BMW menjadi perhatian karena nilainya melampaui sejumlah paket pesangon yang pernah diberikan produsen otomotif lain.

Sebagai perbandingan, Volkswagen pernah menawarkan pesangon hingga 405.000 euro kepada sejumlah karyawan pada 2024. Sementara itu, Mercedes-Benz menyediakan kompensasi maksimum sekitar 500.000 euro. Meski demikian, nilai pesangon yang diterima karyawan BMW dapat berbeda bergantung pada ketentuan dan kondisi masing-masing pekerja.

Advertisement

BMW memberikan sejumlah pilihan dalam pencairan kompensasi tersebut. Karyawan dapat menerima pembayaran sekaligus, memperoleh dana secara bertahap, mengalihkan sebagian dana ke program pensiun atau asuransi langsung, maupun menggabungkan beberapa metode pembayaran.

Selain itu, karyawan berusia 55 tahun ke atas berpeluang mendapatkan perlakuan khusus berupa manfaat tambahan. Salah satunya adalah kesempatan untuk tetap menikmati fasilitas diskon karyawan ketika membeli mobil baru maupun bekas melalui skema yang disediakan perusahaan.

Besarnya kompensasi yang ditawarkan turut memicu lonjakan akses ke portal sumber daya manusia internal BMW. Sekitar 40.000 karyawan dilaporkan mengakses sistem tersebut untuk memeriksa besaran pesangon yang berpotensi mereka terima. Tingginya jumlah pengguna menyebabkan gangguan pada sistem akibat meningkatnya lalu lintas akses secara bersamaan.

Advertisement

BMW kemudian melakukan perbaikan sistem pada hari berikutnya. Namun, tingginya jumlah permohonan yang masuk membuat perusahaan menangguhkan sementara penerimaan pengajuan baru agar permohonan yang telah diterima dapat diproses terlebih dahulu.

Di balik tawaran pesangon tersebut, BMW menjalankan strategi efisiensi untuk menekan biaya tenaga kerja dalam jangka panjang. Perusahaan memperkirakan pengurangan sekitar 8.000 pekerjaan dapat menghasilkan penghematan hingga 1 miliar euro per tahun mulai 2028.

Langkah tersebut berlangsung ketika BMW menghadapi tekanan di pasar China, salah satu pasar penting bagi industri otomotif global. Penjualan BMW di negara tersebut dilaporkan turun hampir 25 persen secara tahunan pada kuartal III. Sementara itu, pertumbuhan penjualan di Eropa dan Amerika belum cukup untuk sepenuhnya mengimbangi penurunan di China.

Kondisi tersebut mendorong BMW menata kembali struktur operasionalnya guna menjaga efisiensi di tengah perubahan permintaan pasar. Pengurangan tenaga kerja menjadi salah satu langkah yang ditempuh perusahaan untuk menekan pengeluaran dan menyesuaikan kapasitas bisnis dengan kondisi pasar.

Advertisement
Editor : Aditya N. Rian

Artikel Terkait

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja di Kota Batu Melandai

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja di Kota Batu Melandai

Angka PHK di Batu melandai, hanya 4 orang per Mei 2026. Disnaker sebut faktor usia jadi pemicu utama, bukan karena robot atau AI.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer