Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Realisasi Program Bedah Rumah Masih 28,25 Persen

R
MASIH BERPROSES: Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau pembangunan BSPS alias program bedah rumah di kawasan Kelurahan Temas, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
MASIH BERPROSES: Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau pembangunan BSPS alias program bedah rumah di kawasan Kelurahan Temas, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Realisasi fisik program bedah rumah di Kota Batu baru mencapai 28,25 persen hingga pertengahan Oktober tahun ini. Dari total 354 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) yang mendapat alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), baru 100 unit yang terbangun. Pemerintah pusat pun meminta percepatan pengerjaan agar target tuntas sebelum akhir tahun.

Staf Khusus Menteri Bidang Internal dan Penjadwalan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia (RI) Novelin Silalahi menyebut, Kota Batu mendapat alokasi anggaran Rp 7,08 miliar untuk program tersebut tahun ini. “Namun, realisasi fisiknya baru sekitar Rp 2 miliar,” ujarnya.

Advertisement

Capaian itu menjadi perhatian di tengah upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak. Apalagi, alokasi program bedah rumah untuk Jawa Timur mencapai Rp 719 miliar bagi 36.444 unit. Jumlahnya menjadi yang terbesar kedua secara nasional. Hingga 9 Oktober, realisasi tingkat provinsi tercatat mencapai Rp 288 miliar atau 14.415 unit.

Kementerian PKP menyebut pengerjaan fisik pada tahap yang telah disalurkan sudah mencapai 100 persen. Novelin menegaskan, percepatan pembangunan rumah layak huni menjadi instruksi dan perhatian langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Pemkot Batu diminta mengoptimalkan sisa waktu tahun anggaran untuk menuntaskan target bantuan.

Advertisement

Percepatan itu juga menjadi perhatian menjelang rencana kunjungan kerja Presiden ke Jawa Timur pada 17 Desember mendatang. Dalam agenda itu, Presiden dijadwalkan meninjau lokasi dan menghadiri akad massal rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah pusat berharap dinas terkait, pemerintah daerah, dan pengembang memperkuat koordinasi. Dengan begitu sisa target bedah rumah dapat selesai tepat waktu.

Advertisement
Editor : Fajar Andre Setiawan

Artikel Terkait

BPIH 2027 dari Kota Batu Masih Tunggu Penetapan Presiden

BPIH 2027 dari Kota Batu Masih Tunggu Penetapan Presiden

BPIH 2027 Kota Batu masih tunggu Keputusan Presiden. Sementara itu, verifikasi 141 calon jemaah haji terus berjalan.

MK Tegaskan Putusan Pasal 220 KUHP, Hanya Presiden dan Wapres yang Dapat Ajukan Laporan Penghinaan Presiden

MK Tegaskan Putusan Pasal 220 KUHP, Hanya Presiden dan Wapres yang Dapat Ajukan Laporan Penghinaan Presiden

MK memutuskan pasal 220 KUHP yang menegaskan bahwa pengadu tindakan penghinaan presiden hanya bisa dilakukan oleh presiden dan wapres.

Bedah Rumah 100 RTLH Ditarget Rampung Oktober Pemkot Diminta Mengawasi secara Intensif agar Proyek Selesai Tepat Waktu

Bedah Rumah 100 RTLH Ditarget Rampung Oktober Pemkot Diminta Mengawasi secara Intensif agar Proyek Selesai Tepat Waktu

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang menyasar 100 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Batu ditargetkan rampung pada

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer