Museum Srimulat Pindah ke Mega Science Center JTP 1 Kota Batu

BATU, RADAR BATU - Sejumlah benda bersejarah milik grup lawak legendaris Srimulat kini dapat dijumpai di Museum Mega Science Center (MSC) dan Budaya, kawasan Jatim Park (JTP) 1 Kota Batu. Museum Srimulat yang sebelumnya beroperasi di Bumiaji sejak Agustus 2024 kini terintegrasi dengan destinasi edukasi tersebut di Zona Budaya.
Manajer Operasional MSC Deni Rina Sari mengatakan, kehadiran Museum Srimulat bertujuan mengenalkan sejarah komedi Indonesia kepada berbagai generasi. Bagi pengunjung dewasa, museum ini menjadi ruang nostalgia. “Sementara itu, generasi muda dapat mengenal kembali akar komedi modern Indonesia,” paparnya.
Pengunjung dapat melihat berbagai koleksi fisik dan properti panggung yang digunakan dalam perjalanan Srimulat. Di antaranya sepeda tua, koper pertunjukan, wayang golek berwajah tokoh Srimulat, serta aki dan cincin batu akik ikonik milik Tessy.
Guide Area Museum Srimulat Dendi Harvianto Kartiko menambahkan, museum tersebut juga memamerkan empat set kostum pementasan autentik. “Untuk melengkapi koleksi, pengelola berkolaborasi dengan Museum Gubug Wayang Mojokerto dan keluarga almarhum Teguh Srimulat,” ungkapnya.
Kerja sama tersebut menghasilkan beragam arsip langka, mulai dari foto hitam putih personel di belakang panggung, spanduk pertunjukan, kaset rekaman, model loket klasik, hingga naskah pertunjukan tulisan tangan. Ke depan, Museum Srimulat tidak hanya menjadi ruang penyimpanan benda bersejarah.
Pengelola berencana menggelar pertunjukan komedi secara berkala dengan melibatkan komunitas stand-up comedy maupun grup lawak lokal. “Tujuannya, agar memori budaya tawa khas Srimulat tetap hidup dan dapat dinikmati wisatawan secara lebih luas,” tandas Dendi.



