Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Kota Batu Tumbuh 5,76 Persen pada Triwulan II

R
MULAI MEMBAIK: Sejumlah pedagang melakukan aktivitas di Pasar Induk Among Tani Batu kemarin (30/10). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
MULAI MEMBAIK: Sejumlah pedagang melakukan aktivitas di Pasar Induk Among Tani Batu kemarin (30/10). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Pertumbuhan ekonomi Kota Batu mencapai 5,76 persen pada Triwulan II 2026. Kinerja itu ditopang sektor jasa, perdagangan, dan pertanian yang mencatat pertumbuhan positif. Peningkatan kunjungan wisatawan selama libur sekolah turut menggerakkan aktivitas usaha. Mulai dari perhotelan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo menyebut sektor jasa mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,17 persen. Berikutnya, sektor perdagangan tumbuh 7,10 persen, sedangkan sektor pertanian mencapai 3,44 persen.

Advertisement

Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas ekonomi tidak terlepas dari momentum libur sekolah yang mendongkrak kunjungan wisatawan. “Peningkatan kunjungan wisatawan turut menggerakkan perdagangan, kuliner, akomodasi, dan UMKM secara masif,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi Kota Batu sepanjang 2025 tercatat sebesar 4,85 persen. Angkanya berada di bawah capaian Jatim yang mencapai 5,33 persen pada tahun yang sama. Namun, perbandingan itu perlu dibaca dengan memperhatikan perbedaan periode pengukuran, yakni pertumbuhan tahunan pada 2025 dan capaian Triwulan II 2026.

Advertisement

Menanggapi perkembangan tersebut, Wali Kota Batu Nurochman menyatakan, perbaikan ekonomi harus berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan tidak cukup hanya tercermin dalam angka. Namun, juga perlu diikuti penguatan ekonomi keluarga dan penanggulangan kemiskinan.

Cak Nur, sapaan akrabnya, menyebut penguatan UMKM, pariwisata, perdagangan, dan pertanian akan terus didorong agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas. “Pertumbuhan ekonomi menjadi instrumen penting untuk mendorong kemandirian serta kesejahteraan keluarga di Kota Batu,” pungkasnya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Produksi Wortel di Kota Batu Turun Jadi 8.667,6 Ton

Produksi Wortel di Kota Batu Turun Jadi 8.667,6 Ton

Produksi wortel Kota Batu turun jadi 8.667,6 ton akibat pengaruh cuaca dan strategi pergantian tanaman.

Indeks Pembangunan Manusia di Kota Batu Diproyeksikan Capai 81,74 Persen

Indeks Pembangunan Manusia di Kota Batu Diproyeksikan Capai 81,74 Persen

IPM Kota Batu diproyeksikan mencapai 80,84–81,74 poin pada 2026 setelah pada 2025 naik menjadi 80,35 poin.

Sensus Ekonomi di Kota Batu Diperpanjang hingga 15 September

Sensus Ekonomi di Kota Batu Diperpanjang hingga 15 September

BPS Kota Batu memperpanjang pendataan Sensus Ekonomi hingga 15 September untuk memverifikasi data anomali dan memastikan validitas hasil.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer