Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pekerja Proyek Batu Tak Selalu Masuk Data UCJ

R
TERIMA BANTUAN: Wali Kota Batu Nurochman menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja informal saat apel pagi di Balai Kota Among Tani kemarin (20/4). PROKOPIM KOTA BATU FOR RADAR BATU
TERIMA BANTUAN: Wali Kota Batu Nurochman menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja informal saat apel pagi di Balai Kota Among Tani beberapa waktu lalu. (PROKOPIM KOTA BATU FOR RADAR BATU)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Pekerja konstruksi yang bekerja di Kota Batu belum tentu tercatat dalam capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) daerah. Persoalannya, perusahaan kontraktor kerap mendaftarkan pekerja melalui kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di daerah asal.

Kondisi tersebut membuat capaian perlindungan pekerja Kota Batu berpotensi tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Padahal, proyek dan risiko kerja berada di wilayah Kota Batu.

Pemkot Batu kini mendorong perusahaan jasa konstruksi mendaftarkan pekerjanya. Dorongan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu.

Sektor konstruksi menjadi perhatian karena memiliki risiko kecelakaan kerja cukup tinggi. Namun, persoalan administrasi membuat pencatatan kepesertaan tidak selalu masuk dalam data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batu Deden Rinifiandi mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan dalam mengejar target perlindungan pekerja.

Advertisement

Selain sektor konstruksi, Pemkot juga tengah mengejar target 68.808 pekerja terlindungi pada 2026. Untuk mencapai angka tersebut, masih dibutuhkan sekitar 28.138 peserta baru.

Pemerintah menyisir 24 desa dan kelurahan untuk memperbarui data pekerja. Fokus lainnya adalah pekerja informal yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial.

Menurut Deden, pencatatan perlu memperhatikan lokasi proyek, domisili pekerja, serta administrasi kepesertaan. Sinkronisasi ketiga aspek tersebut diperlukan agar capaian UCJ tidak bias secara statistik.

Advertisement

Artikel Terkait

80 Ribu Pekerja Batu Belum Terlindungi

80 Ribu Pekerja Batu Belum Terlindungi

80.920 pekerja di Kota Batu belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Cakupan UCJ baru mencapai 33,61 persen.

Pertalite di Kota Batu Langka, Karyawan Pulang Kerja Lanjut Antre hingga Malam

Pertalite di Kota Batu Langka, Karyawan Pulang Kerja Lanjut Antre hingga Malam

Kelangkaan Pertalite di Kota Batu paksa pekerja antre hingga larut malam demi dapatkan BBM.

Pekerja Rentan Batu Diburu untuk Dapat Perlindungan

Pekerja Rentan Batu Diburu untuk Dapat Perlindungan

Pemkot Batu menyasar pekerja informal untuk memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga 68.808 pekerja pada 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer