Tak Cuma Wisata Alam, 2 Kampung Tematik di Kota Batu Ini Punya Daya Tarik Edukatif

Luciana Ramadhani Putri • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 02:00 WIB
Tak hanya punya wisata alam dan taman rekreasi, Kota Batu juga memiliki kampung wisata yang mengangkat potensi lokal, seperti Kampung Sakura Sidomulyo. (Google Maps/Moes Tika)
Tak hanya punya wisata alam dan taman rekreasi, Kota Batu juga memiliki kampung wisata yang mengangkat potensi lokal, seperti Kampung Sakura Sidomulyo. (Google Maps/Moes Tika)

BATU, RADAR BATU – Kota Batu punya banyak pilihan wisata yang bisa dikunjungi, mulai dari taman rekreasi, wisata alam, hingga agrowisata. Namun, ada pula pilihan lain yang menawarkan pengalaman lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Sejumlah desa dikembangkan dengan tema dan potensi lokal masing-masing, sehingga aktivitas warga juga bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Konsep tersebut dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin mengenal Kota Batu dari sisi berbeda. Bukan hanya datang untuk menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa melihat aktivitas produksi, mengenal hasil pertanian, hingga mengikuti kegiatan edukasi yang dikembangkan masyarakat setempat.

Dua di antaranya berada di Desa Beji dan Desa Sidomulyo. Keduanya memiliki karakter wisata yang berbeda, tetapi sama-sama mengangkat potensi lokal sebagai daya tarik.

Baca Juga: Tak Cuma Jadi Lauk, Kampung Tempe di Batu Punya Omah Tempe untuk Wisata Edukasi

Kampung Tempe Beji

Berada di Kecamatan Junrejo, Kampung Tempe Beji dikenal sebagai salah satu sentra produksi tempe di Kota Batu. Aktivitas pembuatan tempe yang dilakukan masyarakat kemudian dikembangkan menjadi bagian dari wisata edukasi.

Salah satu pusat kegiatannya berada di Omah Tempe, Dusun Karangjambe. Pengunjung dapat mengenal proses pembuatan tempe, mulai dari pengolahan kedelai hingga fermentasi. Konsep ini membuat aktivitas produksi yang sehari-hari dilakukan warga dapat menjadi pengalaman belajar bagi wisatawan.

Tidak hanya melihat proses pembuatan, Kampung Tempe Beji juga memiliki berbagai produk olahan berbahan dasar tempe. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi kuliner sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Desa Wisata Beji Kampung Tempe masih tercatat di Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata dengan status desa wisata maju. Di dalamnya juga tercantum atraksi Desa Wisata Beji Kampung Tempe serta paket wisata dengan harga mulai Rp25 ribu.

Kampung Sakura Sidomulyo

Berbeda dengan Beji, Desa Sidomulyo di Kecamatan Batu lebih dikenal dengan potensi tanaman hias dan wisata bunga. Salah satu pengembangan tematiknya adalah Kampung Sakura yang menjadi bagian dari daya tarik wisata desa tersebut.

Suasana desa dengan berbagai tanaman bunga menjadi salah satu hal yang bisa dinikmati ketika berkunjung. Sidomulyo juga tidak hanya mengandalkan Kampung Sakura. Desa wisata ini menawarkan sejumlah aktivitas lain, seperti petik stroberi, petik bunga potong mawar, petik apel, edukasi batik tulis, ecoprint, hingga edukasi bunga krisan.

Jadesta saat ini masih mencatat Desa Wisata Sidomulyo sebagai desa wisata mandiri. Fasilitas yang tercantum juga mencakup area parkir, tempat makan, kamar mandi umum, kios suvenir, spot foto, hingga area Wi-Fi.

Potensi bunga memang menjadi bagian kuat dari karakter Sidomulyo. Pemerintah Kota Batu sebelumnya juga mencatat desa tersebut sebagai salah satu sentra tanaman hias, dengan berbagai jenis bunga yang dibudidayakan masyarakat.

Dua kampung tersebut menunjukkan bahwa wisata di Kota Batu tidak melulu soal wahana atau destinasi dengan tiket masuk besar. Potensi yang tumbuh dari aktivitas masyarakat juga bisa dikembangkan menjadi pengalaman wisata, baik untuk belajar maupun sekadar menikmati suasana desa.

Baca Juga: Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu Andalkan Bunga Jadi Magnet Wisata

Bagi wisatawan yang ingin mencari pilihan berbeda, Kampung Tempe Beji dan Desa Wisata Sidomulyo bisa menjadi alternatif untuk mengenal sisi lokal Kota Batu sekaligus menikmati aktivitas wisata yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Kampung Tempe Beji Desa Wisata Kota Batu wisata edukasi kampung sakura kota batu