BATU, RADAR BATU – Dusun Brau di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tidak hanya dikenal sebagai salah satu sentra peternakan sapi perah. Potensi tersebut juga dikembangkan menjadi pengalaman wisata edukasi yang memungkinkan pengunjung mengenal lebih dekat aktivitas peternakan dan pengolahan susu secara langsung.
Wisata Edukasi Susu Sapi Perah Brau sendiri telah diresmikan Pemerintah Kota Batu pada 2020. Program ini menjadi bagian dari pengembangan Desa Wisata Gunungsari dengan mengangkat aktivitas peternakan yang memang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Dusun Brau.
Bukan sekadar melihat sapi dari luar kandang, pengunjung dapat merasakan langsung aktivitas memerah sapi perah di rumah-rumah warga. Berdasarkan informasi pada laman Jadesta Kementerian Pariwisata, sekitar 90 persen masyarakat setempat merupakan peternak sapi perah.
Baca Juga: Wisata Edukasi Dusun Brau Kota Batu Dikunjungi 100 Orang Tiap Bulan
Dalam kunjungan tersebut, wisatawan juga dapat memperoleh pengetahuan mengenai peternakan sapi perah, manfaat susu, hingga melihat rumah produksi pengolahan susu. Produk yang dihasilkan masyarakat pun cukup beragam, mulai dari susu segar dan susu pasteurisasi hingga yogurt, es krim, stik susu dan permen susu.
Potensi peternakan di Brau kembali mendapat perhatian pada 2026. Festival Nyusu Bareng 2026 yang digelar di Dusun Brau pada 4 Oktober lalu menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi tersebut sebagai bagian dari daya tarik wisata.
Dalam kegiatan itu, potensi sekitar 2.500 sapi perah yang disebut menghasilkan sekitar 10.000 liter susu setiap hari turut diangkat sebagai kekuatan Dusun Brau. Wali Kota Batu Nurochman juga menyampaikan bahwa peternakan di Brau tidak cukup hanya dikembangkan sebagai penghasil susu, tetapi perlu dikemas menjadi pengalaman wisata dengan penguatan pendampingan, tata kelola, serta akses menuju lokasi.
Artinya, daya tarik Brau bukan hanya pada hasil susunya. Aktivitas peternakan yang menjadi bagian dari kehidupan warga justru menjadi pengalaman yang bisa dikenalkan kepada wisatawan. Pengunjung dapat melihat bagaimana sapi dipelihara, mencoba proses pemerahan, sekaligus mengenal perjalanan susu sebelum diolah menjadi berbagai produk.
Untuk saat ini, Wisata Edukasi Susu Sapi Perah Brau masih tercatat sebagai produk wisata Desa Wisata Gunungsari. Pada laman Jadesta, menyebutkan bahwa harga mulai Rp25.000 dan lokasi paket di Dusun Brau, RW 09, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Baca Juga: Festival Nyusu Bareng 2026 Digelar di Dusun Brau Kota Batu, Ada 1.000 Cangkir Susu Gratis
Dengan konsep tersebut, kunjungan ke Brau menawarkan pengalaman yang berbeda dari wisata Batu pada umumnya. Bukan hanya datang untuk menikmati pemandangan, tetapi juga melihat langsung aktivitas peternakan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Editor : Aditya N. RianSumber : Diolah dari beberapa sumber