BATU, RADAR BATU – Berada di Jl. Sajid, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Warung Mundu menawarkan pilihan kuliner dengan nama menu yang cukup mencuri perhatian. Salah satunya Sate Gajah yang ternyata bukan menggunakan daging gajah, melainkan daging sapi dengan potongan berukuran jumbo.
Ukuran potongan tersebut menjadi pembeda dari sate pada umumnya. Daging sapi ditusuk kemudian dibakar hingga matang dan disajikan sebagai salah satu menu yang bisa dicoba saat mampir ke Warung Mundu.
Selain Sate Gajah, pilihan olahan daging di tempat ini cukup beragam. Ada tongseng sapi yang hadir dengan kuah berbumbu dan cita rasa gurih. Bagi penyuka makanan pedas, tersedia pula Tongseng Setan dengan sensasi rasa yang lebih menyengat.
Baca Juga: Wajib Dicoba, Warung Mundu Tonseng Sapi dan Sate Gajah Terenak di Batu
Menu lainnya adalah sate buntel dan tengkleng rica iga. Keduanya masih mengandalkan olahan daging dengan karakter bumbu yang berbeda. Sementara bagi pengunjung yang ingin pilihan lebih familiar, tersedia sate ayam dan nasi goreng Jawa.
Warung Mundu tidak hanya mengandalkan satu menu untuk menarik pengunjung. Ragam olahan tersebut membuat pilihan makanan bisa disesuaikan, baik bagi yang ingin mencoba sajian daging dengan porsi berbeda maupun mereka yang mencari menu makan siang atau malam yang lebih umum.
Konsep tempatnya sendiri berupa warung makan yang sederhana dan santai. Lokasinya di kawasan Pesanggrahan, Kota Batu, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan bagi pemburu kuliner yang ingin mencicipi sajian dengan karakter rasa dan nama menu yang tidak biasa.
Warung Mundu buka mulai pukul 11.30 hingga 20.00 WIB pada Senin sampai Jumat. Khusus Sabtu dan Minggu, jam operasionalnya lebih panjang hingga pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Kuliner Malam di Batu Makin Unik, Warung Ini Punya Sate dan Tongseng Favorit Pengunjung
Dengan pilihan seperti Sate Gajah, Tongseng Setan, sate buntel hingga tengkleng rica iga, Warung Mundu menawarkan menu yang cukup beragam untuk mengisi perut saat berada di Kota Batu. Nama menunya boleh bikin penasaran, tetapi yang tersaji tetap olahan daging yang akrab di lidah.
Editor : Aditya N. RianSumber : diolah dari berbagai sumber