BATU, RADAR BATU – Bingung mencari tempat ngopi saat sudah lewat tengah malam? ARTE Coffee & Eatery di Jalan Semeru bisa masuk daftar tujuan. Kafe ini buka 24 jam, sehingga pengunjung tidak perlu menyesuaikan waktu datang dengan jam operasional kafe pada umumnya.
ARTE Coffee & Eatery beralamat di Jalan Semeru Nomor 80, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Lokasinya cukup strategis karena berada di salah satu ruas jalan yang ramai dilalui masyarakat.
Bukan cuma buka sepanjang hari, ARTE juga menyediakan beberapa pilihan area untuk pengunjung. Ada ruang indoor dengan pendingin udara, area untuk perokok, hingga bagian semi outdoor. Pengunjung bisa memilih tempat sesuai kebutuhan, baik untuk mengobrol santai maupun mengerjakan sesuatu menggunakan laptop.
Baca Juga: Rockhills Batu, Cafe Outdoor dengan Kolam dan Pilihan Menu Beragam
Dari deretan menu minumannya, ada satu sajian yang cukup mencuri perhatian, yakni Dirty Latte -86°C. Sesuai namanya, minuman ini disajikan menggunakan gelas yang dibekukan hingga suhu -86 derajat Celsius.
Dirty Latte tersebut memadukan espresso dan susu. Harganya dibanderol Rp40 ribu. Konsep penyajian dingin serupa juga hadir dalam beberapa varian rasa lain, seperti matcha, berries, dan pistachio.
Pilihan di ARTE tidak berhenti pada kopi. Pengunjung juga bisa memesan camilan, dessert, hingga makanan berat. Menu yang tersedia mencakup hidangan Nusantara seperti nasi goreng ayam kecombrang, serta pilihan bergaya Western seperti steak daging dan salmon.
Untuk harga menu reguler, banderolnya disebut mulai dari Rp23 ribu. Dengan pilihan makanan yang cukup lengkap, pengunjung pun bisa datang bukan hanya untuk ngopi, tetapi sekaligus mengisi perut.
Baca Juga: Dapat Julukan Swissnya Malang: Ini Dia Desa Wisata Pujon Kidul-Cafe Sawah dengan Suasana Syahdu
Jam operasional 24 jam menjadi salah satu daya tarik ARTE Coffee & Eatery. Bagi yang baru selesai beraktivitas pada malam hari atau membutuhkan tempat untuk duduk santai hingga dini hari, kafe di Jalan Semeru ini bisa menjadi salah satu pilihan.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber