BATU, RADAR BATU – Kota Batu punya banyak pilihan tempat makan dengan konsep yang memanfaatkan suasana alam sekitar. Salah satunya Warung Pring Pethuk yang berada di Jalan Cemara Kipas Dalam, Sidomulyo, Kota Batu. Tempat makan ini menawarkan hidangan ikan sekaligus suasana lesehan yang cukup dekat dengan nuansa pedesaan.
Warung Pring Pethuk berada di area yang dikelilingi kebun dan tanaman milik warga. Area makannya menggunakan konsep lesehan dengan bangunan bernuansa bambu. Di sekitar tempat makan juga terdapat kolam ikan yang menjadi salah satu bagian dari daya tarik warung ini.
Pengunjung tidak hanya datang untuk makan. Warung Pring Pethuk juga menyediakan kolam pemancingan yang dapat digunakan pengunjung. Ikan hasil pancingan tersebut kemudian bisa dimasak untuk disantap. Konsep ini membuat aktivitas makan bisa dipadukan dengan kegiatan memancing, terutama bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.
Baca Juga: Cari Sarapan di Batu? Warung Nasi Sidik Punya Rawon hingga Nasi Campur Mulai Rp17 Ribuan
Bagi yang tidak ingin memancing, pilihan menu ikan tetap tersedia. Beberapa menu yang pernah menjadi pilihan di tempat ini antara lain gurami bakar dan bandeng goreng. Warung Pring Pethuk juga menyajikan sejumlah menu pendamping sehingga pengunjung dapat memilih hidangan sesuai selera.
Sembari menunggu pesanan, pengunjung juga dapat melihat atau memberi makan ikan yang berada di kolam sekitar area makan. Aktivitas sederhana tersebut menjadi salah satu hal yang membuat tempat ini berbeda dari rumah makan pada umumnya. Keberadaannya di area Sidomulyo yang dikenal dengan perkebunan dan tanaman hias membuat suasana di sekitar tempat makan terasa lebih tenang.
Warung Pring Pethuk buka Senin hingga Jumat pukul 11.00–19.00 WIB. Sementara Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 10.00–19.30 WIB.
Baca Juga: Warung Nasi Jagung Empok Wakini di Batu, Kuliner Tradisional Khas Batu dengan Harga Rp7.500
Warung Pring Pethuk bisa menjadi pilihan bagi yang ingin mengisi waktu dengan makan santai sekaligus menikmati suasana hijau di sekitar Sidomulyo. Tidak hanya ikan bakar, pengalaman memancing dan bersantap di area lesehan menjadi bagian yang membuat kunjungan ke tempat ini lebih beragam.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber