Batu Street Food Festival (BSFF) Kota Batu Didorong Punya Hak Kekayaan Intelektual

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 16:00 WIB
ANTUSIAS TINGGI: Wali Kota Batu Nurochman mengikuti demo memasak dalam gelaran BSFF 2026 di Balai Kota Among Tani Batu kemarin (17/9).  (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
ANTUSIAS TINGGI: Wali Kota Batu Nurochman mengikuti demo memasak dalam gelaran BSFF 2026 di Balai Kota Among Tani Batu kemarin (17/9). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9 didorong segera memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Pemkot Batu meminta agenda kuliner tahunan tersebut mendaftarkan mereknya melalui portal Online Single Submission (OSS). Dengan begitu, event rutin tahunan itu memiliki kepemilikan merek yang kuat untuk dipromosikan ke tingkat nasional.

Dorongan itu disampaikan Wali Kota Batu Nurochman saat membuka BSFF ke-9 di Balai Kota Among Tani kemarin (17/9). Festival yang menjadi bagian rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Batu itu berlangsung hingga 19 September. Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu turut meramaikan festival melalui aksi live cooking.

Event tersebut merupakan agenda tahunan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu. Tahun ini, sebanyak 40 tenant kuliner berstandar hotel dan restoran berbintang ambil bagian. “Kami berharap selama tiga hari ini masyarakat dapat menikmati sajian wisata kuliner yang kaya rasa sekaligus menikmati suasana Kota Batu,” ujar Ketua Pelaksana BSFF 2026 Agus Lukyanto Lie.

Baca Juga: Jalan Cepat 30 Menit Sehari Ternyata Bisa Menurunkan Risiko Kematian, Ini Kata Peneliti - Radar Batu

Nurochman mengapresiasi konsistensi PHRI mempertahankan BSFF hingga edisi kesembilan. Menurutnya, keberlanjutan agenda tersebut menunjukkan komitmen industri pariwisata dalam memeriahkan hari jadi Kota Batu. “Event BSFF ini menjadi salah satu agenda yang menjadi tulang punggung dari kulinari yang ada di Kota Batu,” tuturnya.

Menurut Nurochman, penguatan identitas BSFF penting dilakukan. Sebab, ekosistem kuliner menjadi salah satu pendukung upaya Kota Batu masuk nominasi Kota Kreatif bidang Gastronomi dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Dia mengaku baru saja presentasi di Kementerian Ekraf untuk nominasi itu beberapa hari lalu. “Ekosistem kuliner BSFF inilah yang memperkuat posisi di tingkat nasional dan dunia,” pungkasnya.

Editor : Fajar Andre Setiawan
festival kuliner BSFF HKI pemkot batu kuliner