Puncak Brakseng Sumber Brantas, Wisata di Tengah Hamparan Kebun Sayur Kota Batu

Luciana Ramadhani Putri • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 00:00 WIB
Puncak Brakseng di Sumber Brantas, Kota Batu, menawarkan panorama kebun sayur, bunga hortensia, dan pegunungan dari dataran tinggi. (Google Maps/Agus Sudharnoko)
Puncak Brakseng di Sumber Brantas, Kota Batu, menawarkan panorama kebun sayur, bunga hortensia, dan pegunungan dari dataran tinggi. (Google Maps/Agus Sudharnoko)

BATU, RADAR BATU – Di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, terdapat Puncak Brakseng yang menawarkan suasana wisata alam dengan hamparan lahan pertanian, bunga hortensia, serta panorama pegunungan.

Puncak Brakseng berada di ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Letaknya di dataran tinggi membuat udara di kawasan ini terasa sejuk. Saat cuaca cerah, wisatawan dapat melihat bentang perbukitan dan sejumlah gunung dari kawasan Brakseng.

Baca Juga: Teras Tegal Brakseng, Kafe dengan Pemandangan Perbukitan Kota Batu

Hamparan Kebun Sayur Jadi Pemandangan Utama

Salah satu daya tarik Puncak Brakseng adalah lanskap pertanian yang berada di sekeliling kawasan wisata. Lahan milik petani setempat ditanami berbagai jenis sayuran yang menjadi komoditas pertanian Sumber Brantas.

Beberapa tanaman yang dapat ditemui di kawasan tersebut antara lain kentang, wortel, sawi, dan brokoli. Hamparan tanaman yang berada di lereng perbukitan membuat pemandangan Brakseng terlihat hijau dan luas. Wisatawan juga dapat melihat aktivitas pertanian warga ketika berkunjung.

Keberadaan lahan pertanian tersebut sekaligus memperlihatkan karakter Sumber Brantas sebagai wilayah yang memiliki potensi pertanian dataran tinggi. Pemerintah Kota Batu juga pernah mendorong pengembangan Sumber Brantas sebagai desa wisata berbasis pertanian.

Ada Hamparan Bunga Hortensia

Selain kebun sayur, Puncak Brakseng juga memiliki pemandangan bunga hortensia. Gugusan bunga dengan warna yang beragam menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian wisatawan.

Bunga hortensia dapat menjadi latar foto dengan suasana pegunungan di sekitarnya. Namun, wisatawan tetap perlu menjaga tanaman karena bunga tersebut bukan untuk dipetik atau dibawa pulang.

Keberadaan hortensia juga membuat suasana Brakseng tidak hanya didominasi warna hijau dari perkebunan. Saat bunga bermekaran, area tersebut dapat menjadi salah satu titik yang menarik untuk mengabadikan foto.

Panorama Gunung dan Kabut

Berada di dataran tinggi membuat Puncak Brakseng menawarkan panorama pegunungan yang luas. Gunung Arjuno dan Gunung Kawi termasuk pemandangan yang disebut dapat terlihat dari kawasan ini ketika kondisi cuaca mendukung.

Selain panorama gunung, kabut juga menjadi karakter kawasan Brakseng. Pada waktu tertentu, hamparan kebun dapat tertutup kabut sehingga menciptakan suasana seperti berada di atas awan. Kondisi ini sekaligus membuat pemandangan di Brakseng dapat berubah tergantung cuaca.

Karena itu, waktu berkunjung juga dapat memengaruhi pemandangan yang didapat wisatawan. Ketika langit cerah, area pertanian dan pegunungan dapat terlihat lebih jelas. Sementara saat kabut turun, suasananya menjadi lebih dingin dan berkabut.

Bisa Berburu Foto

Dengan perpaduan kebun sayur, bunga hortensia, perbukitan, dan panorama gunung, Puncak Brakseng juga cocok untuk wisatawan yang ingin berburu foto.

Tidak harus menggunakan spot foto buatan, lanskap pertanian di sekitar kawasan sudah menjadi latar alami. Jalanan yang berada di tengah perbukitan, hamparan kebun, hingga pemandangan pegunungan dapat dimanfaatkan untuk mengabadikan suasana Brakseng.

Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan batas antara area wisata dan lahan pertanian warga. Pengunjung sebaiknya tidak menginjak tanaman, memetik bunga, atau mengambil hasil pertanian tanpa izin.

Lokasi dan Jam Operasional

Puncak Brakseng berada di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Dari pusat Kota Batu, jaraknya sekitar 20 kilometer. Kawasan ini berada di jalur menuju Cangar sehingga dapat menjadi salah satu tujuan ketika wisatawan menjelajahi wilayah dataran tinggi Bumiaji.

Akses menuju Brakseng dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi. Karena berada di dataran tinggi, perjalanan menuju lokasi didominasi jalan menanjak dan berkelok.

Berdasarkan informasi yang dimuat di wisata sekitar Cangar pada 2026, Puncak Brakseng tercatat dapat dikunjungi selama 24 jam.

Fasilitas yang tersedia di kawasan ini antara lain kamar mandi, musala, spot foto, serta layanan ambulans yang merupakan bagian dari dukungan pemerintah Desa Sumber Brantas. Wisatawan tetap perlu berhati-hati apabila kabut turun secara tiba-tiba karena jarak pandang dapat berkurang.

Baca Juga: Menikmati Hangat Kopi di Tengah Udara Pegunungan di Cafe Nature Brakseng

Dengan hamparan kebun sayur, bunga hortensia, udara sejuk, dan panorama pegunungan, Puncak Brakseng menawarkan sisi lain wisata Kota Batu. Kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana dataran tinggi sekaligus melihat lebih dekat lanskap pertanian yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumber Brantas.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Puncak Brakseng Sumber Brantas wisata alam Bumiaji wisata batu