BATU, RADAR BATU – Bagi pencinta wisata bernuansa alam, suasana teduh di tengah rimbunnya pepohonan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Kondisi tersebut dapat ditemukan di Boonpring Sanankerto, destinasi wisata di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang menawarkan hamparan hutan bambu sekaligus Telaga Andeman.
Boonpring bukan sekadar tempat untuk menikmati hijaunya pepohonan. Destinasi ini dikembangkan sebagai ekowisata yang memanfaatkan potensi alam Desa Sanankerto. Hutan bambu menjadi salah satu ciri khas yang membuat Boonpring memiliki suasana berbeda dibandingkan sejumlah destinasi wisata alam lainnya di Kabupaten Malang.
Rimbunnya tanaman bambu membuat sejumlah area di Boonpring terasa teduh. Pepohonan yang tumbuh berdekatan juga membentuk pemandangan hijau yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin bersantai maupun mengabadikan suasana sekitar.
Baca Juga: Manjakan Diri dengan Berlibur ke Boonpring Malang, Dijamin Puas dan Senang
Menariknya, hutan bambu di Boonpring tidak hanya terdiri dari satu jenis. Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Malang, terdapat sekitar 115 jenis bambu yang dikembangkan di kawasan tersebut. Keberagaman ini sekaligus menjadi bagian dari fungsi edukasi dan pelestarian yang dibawa oleh ekowisata Boonpring.
Selain hutan bambu, terdapat Telaga Andeman yang menjadi elemen penting dalam kawasan wisata tersebut. Perairan ini melengkapi suasana hijau Boonpring dan menjadi tempat bagi wisatawan untuk menikmati aktivitas rekreasi air.
Pengunjung dapat menjelajahi telaga menggunakan perahu maupun mencoba sepeda air. Aktivitas tersebut memberikan pilihan bagi wisatawan yang tidak hanya ingin berjalan-jalan di antara pepohonan, tetapi juga menikmati suasana Boonpring dari atas air.
Boonpring juga memiliki arboretum bambu yang menjadi bagian dari upaya pengenalan dan pelestarian beragam jenis bambu. Keberadaan area tersebut membuat kunjungan ke Boonpring tidak berhenti pada aktivitas rekreasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal tanaman yang menjadi identitas utama destinasi tersebut.
Pengembangan Boonpring turut melibatkan potensi masyarakat dan kebudayaan setempat. Salah satunya melalui Pasar Wisata Boonpring yang menghadirkan konsep pasar tradisional dengan kuliner serta kegiatan seni budaya.
Baca Juga: Hanya 50 Menit dari Batu, Sumber Gentong Pakis Jadi Pilihan Wisata Air di Malang
Perpaduan hutan bambu, telaga, edukasi, dan aktivitas masyarakat inilah yang membuat Boonpring Sanankerto memiliki daya tarik tersendiri. Destinasi di Turen tersebut dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati ruang hijau sekaligus mengenal potensi alam dan budaya yang dimiliki Desa Sanankerto.
Editor : Aditya NovrianSumber : diolah dari berbagai sumber