BATU, RADAR BATU – Hanami, tradisi Jepang menikmati keindahan bunga sakura sambil piknik bersama, biasanya identik dengan perjalanan jauh dan biaya besar. Padahal, pengalaman serupa ternyata bisa dirasakan di Indonesia.
Indonesia memiliki beberapa lokasi dengan koleksi pohon sakura yang tumbuh subur meski berada di iklim tropis. Kemiripan suhu, ketinggian, dan kondisi tanah di beberapa daerah membuat bunga ini bisa mekar dengan baik.
Kebun Raya Cibodas di Jalan Kebun Raya Cibodas, Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi destinasi paling dikenal. Taman Sakura di sana berdiri di lembah Cibogo, dengan pohon sakura yang sudah ditanam sejak Maret–Desember 2007. Tiket masuknya cukup terjangkau, yaitu Rp15.500 per orang pada hari biasa dan Rp25.500 saat akhir pekan atau libur nasional, mengacu pada PP Nomor 13 Tahun 2026. Lokasi ini buka setiap hari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Baca Juga: Liburan Akhir Pekan di Kota Batu, Lumbung Stroberi Tawarkan Sensasi Petik Buah Langsung dari Kebun!
Bergeser ke Bali, Kebun Raya Eka Karya di Jalan Kebun Raya, Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, juga punya area sakura yang biasanya mekar sekitar September hingga Oktober. Tarif tiket masuknya sama seperti Cibodas, yakni Rp15.500 di hari biasa dan Rp25.500 saat akhir pekan.
Ada juga destinasi unik di Waingapu, Sumba Timur, tepatnya di sepanjang jalan menuju kawasan Bukit Warinding dan Pantai Walakiri. Warga setempat menyebutnya bunga konjil, dan berbeda dari daerah lain, bunga ini justru mekar pada bulan September hingga November. Karena tumbuh bebas di pinggir jalan dan permukiman warga, wisatawan bisa menikmatinya secara gratis tanpa tiket masuk.
Baca Juga: 3 Wisata Petik Buah di Batu, Bisa Panen Apel hingga Stroberi Langsung dari Kebun
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari berbagai sumber