Jasa Yasa Siapkan Pengembangan Wisata Songgoriti

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:30 WIB
KAWASAN IKONIK: Gerbang masuk menuju Songgoriti yang menjadi saksi bisu kejayaan pariwisata masa lalu. Kini publik mendesak adanya langkah konkret revitalisasi.
KAWASAN IKONIK: Gerbang masuk menuju Songgoriti yang menjadi saksi bisu kejayaan pariwisata masa lalu. Kini publik mendesak adanya langkah konkret revitalisasi.

BATU, RADAR BATU - Perumda Jasa Yasa telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan kawasan wisata Songgoriti Kota Batu. Konsep tersebut mencakup fasilitas penginapan, pusat kuliner dan restoran, fasilitas olahraga, pasar tradisional, hingga pemandian air hangat.

Direktur Utama Perumda Jasa Yasa Raden Djoni Sudjatmiko mengatakan pengembangan tersebut telah dipetakan dalam rencana revitalisasi Songgoriti.

Seluruh sektor akan dikerjakan secara bertahap setelah kerja sama dengan Pemkot Batu dan aspek perizinan disepakati.

Baca Juga: UM-Jatim Park Group Perkuat Kerja Sama Pendidikan - Radar Batu

“Begitu surat izin di-ACC, kami langsung tancap gas,” tegasnya. Pengembangan pertama menyasar fasilitas penginapan.

Jasa Yasa ingin membenahi kawasan akomodasi agar lebih mampu mendukung aktivitas wisatawan yang datang ke Songgoriti.

Pusat kuliner dan restoran juga masuk dalam rencana. Pengembangan sektor tersebut diharapkan memperkuat daya tarik kawasan sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi.

Baca Juga: Wisatawan Rusia Tersangkut Pohon Saat Paralayang di Kota Batu - Radar Batu

Sektor olahraga turut disiapkan. Salah satunya berupa fasilitas lapangan padel. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jenis aktivitas wisata di kawasan Songgoriti.

Jasa Yasa juga menyiapkan revitalisasi pasar tradisional. Pembenahan tersebut diarahkan agar aktivitas perdagangan tetap menjadi bagian dari kawasan wisata tanpa mengurangi daya tarik utama Songgoriti.

Sementara pemandian air hangat menjadi salah satu fasilitas yang kembali mendapat perhatian. Potensi tersebut selama ini menjadi salah satu identitas wisata Songgoriti yang akan diperkuat melalui revitalisasi.

Baca Juga: Bisa Gitar atau Drum? Dapatkan Tiket Gratis Masuk Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Kota Batu - Radar Batu

Namun, rencana tersebut belum bisa langsung masuk tahap pembangunan. Jasa Yasa masih menunggu kepastian kerja sama dengan Pemkot Batu. Audiensi lanjutan ditargetkan berlangsung awal September 2026.

“Karena BUMD Kota Batu belum clear, maka mekanisme perizinan dan pengelolaan strategisnya harus disepakati langsung dengan Pemkot Batu terlebih dahulu,” kata Djoni.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan Pemkot mendukung revitalisasi Songgoriti. Pemerintah tengah mengupayakan aktivasi PT Batu Wisata Resource (BWR) sebagai BUMD yang diproyeksikan menjadi mitra Jasa Yasa melalui skema business to business (B2B).

Baca Juga: Jadwal Azan Kota Batu Hari Ini - Radar Batu

Jasa Yasa memperkirakan pengerjaan tahap awal dapat berlangsung tiga hingga empat bulan setelah izin diperoleh. Artinya, kepastian kerja sama menjadi penentu utama sebelum berbagai rencana pengembangan tersebut direalisasikan.

Revitalisasi Songgoriti tidak hanya menyasar fasilitas wisata. Pemkot juga menilai kawasan tersebut memiliki nilai sejarah melalui keberadaan Candi Supo.

“Candi itu bukan hanya milik Kota Batu saja. Namun, warisan Nusantara yang harus kita jaga bersama,” ujar Heli.

Dengan konsep tersebut, revitalisasi Songgoriti diarahkan untuk menggabungkan penguatan fasilitas wisata, aktivitas ekonomi, dan pelestarian kawasan bersejarah.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Revitalisasi Songgoriti songgoriti Perumda Jasa Yasa wisata revitalisasi