BATU, RADAR BATU - Pemkot Batu mendorong penataan kawasan Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji. Kawasan yang selama ini menjadi sentra transaksi tanaman hias tersebut diarahkan menjadi destinasi wisata bunga terpadu.
Wali Kota Batu Nurochman mendorong Pemdes Sidomulyo membenahi kawasan secara menyeluruh. Selain mempercantik pedestrian, pemerintah mengusulkan sentralisasi pedagang bunga yang saat ini tersebar di sepanjang jalur utama.
Menurutnya, pemusatan pedagang akan membuat kawasan lebih tertata sekaligus memperkuat daya tarik wisata. “Jalan Bukit Berbunga itu bisa dicarikan tempat di desa, disentralkan dengan lokasi yang tertata, terkelola, dan ikonik. Tentu hal itu akan sangat menarik wisatawan,” ujarnya.
Penataan juga menyasar trotoar yang saat ini banyak digunakan pedagang untuk memajang bunga. “Kalau itu diperlebar akan lebih nyaman dan ramah bagi pejalan kaki,” jelas pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut.
Dia juga mendorong sentra bunga disinergikan dengan destinasi terdekat. Misalnya, dikolaborasikan dengan Batu Love Garden (Baloga). Aktivitas perdagangan juga dapat dipadukan dengan pertunjukan budaya dan eduwisata hortikultura.
Baca Juga: Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Kota Batu Berada di Kategori Sedang - Radar Batu
Cak Nur mengakui wacana sentralisasi pedagang bunga sebelumnya sempat muncul di sekitar Hotel Batu Suki. Namun, pengembangannya tetap membutuhkan kajian. Terutama terkait akses wisatawan dan kenyamanan pedagang.
Penataan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi tanaman hias Sidomulyo. Selain memperkuat perdagangan, kawasan itu ditargetkan ikut mendongkrak aktivitas pariwisata dan kesejahteraan warga.
Editor : Fajar Andre Setiawan