BATU, RADAR BATU – Kota Batu punya satu lagi spot favorit untuk menikmati gemerlap lampu kota di malam hari, yaitu Awang-Awang Sky Lounge.
Berlokasi di Jalan Sultan Agung Nomor 29, Sisir, Kecamatan Batu, kafe rooftop ini menawarkan pemandangan 360 derajat tanpa memungut biaya tiket masuk. Pengunjung cukup memesan makanan atau minuman untuk bisa menikmati panorama tersebut.
Awang-Awang Sky Lounge berada di lantai atas sebuah hotel di kawasan pusat Kota Batu, sehingga pengunjung bisa melihat hamparan kota dari ketinggian dengan latar belakang Gunung Arjuno.
Konsep rooftop terbuka ini menjadikan tempat tersebut cocok untuk dikunjungi mulai sore hari untuk menyaksikan matahari terbenam hingga malam hari saat lampu-lampu kota mulai menyala satu per satu.
Baca Juga: Cafe Monstera Batu, Kafe Bernuansa Alam dengan Menu Lengkap Mulai Rp15 Ribuan
Dari sisi kuliner, kafe ini menyediakan menu makanan dan minuman dengan harga yang cukup terjangkau untuk kelas kafe hotel. Berdasarkan sejumlah ulasan pengunjung, harga makanan berkisar puluhan ribu rupiah, sementara minuman juga dibanderol di rentang harga serupa.
Selain city light, Awang-Awang Sky Lounge juga dikenal dengan desain interiornya yang instagramable, lengkap dengan area lesehan dan bean bag di beberapa sudut. Konsep ini menjadikan tempat tersebut pilihan populer bagi anak muda maupun keluarga yang ingin menghabiskan waktu santai sambil menikmati pemandangan kota dari ketinggian.
Lokasinya juga cukup strategis karena berdekatan dengan destinasi wisata lain di Kota Batu, seperti Museum Angkut dan Batu Night Spectacular, yang masing-masing dapat ditempuh dalam waktu kurang dari sepuluh menit berkendara. Hal ini membuat Awang-Awang Sky Lounge kerap dijadikan titik singgah sebelum atau sesudah mengunjungi destinasi wisata lain di kawasan tersebut.
Baca Juga: Bukan Cuma Kopi, La'Coco Cafe Batu Punya Steak, Gyudon hingga Cromboloni
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, disarankan untuk datang pada hari kerja apabila menginginkan suasana yang lebih sepi untuk berfoto. Sebaliknya, akhir pekan biasanya jauh lebih ramai sehingga pengunjung perlu bersiap untuk berbagi tempat dengan wisatawan lain.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber