Jasa Marga Jajaki Kolaborasi Edukasi dengan Jatim Park Group

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 19:00 WIB
KUNJUNGAN KERJA: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono dan mantan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita didampingi Staf Ahli Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo mengunjungi Museum Angkut untuk penjajakan kerja sama pada Selasa lalu (4/8). (JAWA TIMUR PARK GROUP FOR RADAR BATU)
KUNJUNGAN KERJA: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono dan mantan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita didampingi Staf Ahli Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo mengunjungi Museum Angkut untuk penjajakan kerja sama pada Selasa lalu (4/8). (JAWA TIMUR PARK GROUP FOR RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjajaki kerja sama dengan Jawa Timur Park Group untuk mengembangkan edukasi transportasi melalui destinasi wisata. Penjajakan tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja jajaran direksi Jasa Marga ke Museum Angkut, Drive Thru Park, dan proyek Museum Mega Science Center pada Selasa lalu (4/8).

Rombongan dipimpin Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono, didampingi Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati dan mantan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita. Mereka disambut Founder Jawa Timur Park Group Paul Sastro dan Staf Ahli Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo.

Dalam kunjungan itu, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peluang kolaborasi. Tujuannya untuk menghadirkan edukasi transportasi yang dikemas lebih interaktif melalui sektor pariwisata. Museum Angkut menjadi salah satu destinasi yang mendapat perhatian.

Baca Juga: 9 Tahun Moratorium Tebang Pinus, Petani Hutan di Kota Batu Andalkan Tumpangsari - Radar Batu

Museum tersebut dinilai memiliki potensi sebagai media pembelajaran. Khususnya mengenai perkembangan transportasi, keselamatan berkendara, hingga kemajuan teknologi. Sebab, di sana ada koleksi sejarah transportasi dan berbagai zona tematik.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan konsep wisata edukasi seperti Museum Angkut mampu menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan. “Kami melihat perjalanan sejarah kendaraan dan perkembangan transportasi dikemas dengan sangat baik di Museum Angkut,” ungkapnya.

Ia berharap pengunjung tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga edukasi. Menurut Rivan, materi yang berpotensi dikembangkan dalam kolaborasi tersebut meliputi pengenalan rambu lalu lintas, budaya tertib berlalu lintas, pelayanan jalan tol, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Jalur! Berikut 3 Pintu Akses Gunung Bromo yang Sedang Ditutup Sementara - Radar Batu

“Kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bagaimana pelayanan Jasa Marga berjalan, termasuk pemanfaatan teknologi dalam memberikan pelayanan,” ujarnya. Dirinya menilai transportasi modern tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur. Namun, juga keselamatan, ketertiban, dan teknologi yang mendukungnya.

Selain Museum Angkut, rombongan juga mengunjungi Drive Thru Park serta meninjau pembangunan Museum Mega Science Center. Museum raksasa itu sekaligus diproyeksikan menjadi destinasi edukasi baru Jawa Timur Park Group. Staf Ahli Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo menyambut positif peluang sinergi tersebut.

Menurutnya, destinasi wisata tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan. Namun, juga ruang belajar yang menyenangkan bagi masyarakat. “Kami berharap sinergi ini berkembang menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi pengunjung sekaligus memperkuat fungsi wisata sebagai sarana edukasi,” kata Rio.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Pariwisata Kota Batu PT Jasa Marga Jatim Park Group wisata edukasi museum angkut