BATU, RADAR BATU – Kawasan wisata Coban Talun di Kota Batu menawarkan tiga pengalaman liburan sekaligus dalam satu lokasi, mulai dari air terjun setinggi 75 meter, hutan pinus yang teduh, hingga area camping tematik. Kombinasi ini membuat Coban Talun jadi pilihan efisien untuk keluarga yang ingin liburan tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Spot pertama yang menjadi daya tarik utama adalah air terjun setinggi 75 meter yang dilengkapi jembatan kayu ikonik. Suasana di sekitarnya dikelilingi vegetasi hutan lebat sehingga udaranya terasa lebih sejuk dibandingkan dengan pusat kota. Jembatan kayu ini biasanya jadi titik favorit pengunjung untuk berfoto sambil menikmati gemuruh air terjun dari dekat.
Spot kedua ada di kawasan Alas Pinus dan Kebun Bunga. Area ini cocok untuk keluarga yang ingin bersantai sambil piknik atau sekadar duduk menikmati pemandangan hutan pinus yang rapi. Suasana yang tenang menjadikannya alternatif bagi keluarga yang membawa anak kecil dan butuh area lapang untuk bermain.
Baca Juga: Coban Parang Tejo dan Bukit Teletubbies Batu: Ketika Wisata Sepi Jadi Berkah bagi Warga Sekitar
Spot ketiga adalah area camping dan glamping, yaitu Apache Camp dan Omah Segitiga. Apache Camp menawarkan suasana malam hari dengan suara alam hutan pinus yang khas, sementara Omah Segitiga punya konsep arsitektur modern lengkap dengan fasilitas flying fox. Dua opsi ini cocok bagi keluarga yang ingin memperpanjang liburan sampai bermalam tanpa harus pindah ke penginapan lain.
Dari sisi biaya, Coban Talun tergolong ramah kantong untuk liburan keluarga. Tiket masuk reguler berkisar Rp12.000 per orang, sementara akses ke air terjun dikenakan tambahan Rp10.000. Dengan harga tersebut, satu keluarga sudah bisa menikmati tiga spot berbeda tanpa perlu membeli tiket terpisah di lokasi lain.
Coban Talun berada di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, dengan ketinggian 950 mdpl di kaki Gunung Arjuno. Akses menuju lokasi ini terbilang mudah karena jalan sudah beraspal dan bisa dilalui kendaraan keluarga maupun bus pariwisata. Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju kawasan ini memakan waktu sekitar 45 menit melalui Jalan Raya Pujon.
Baca Juga: Coban Siuk Malang: Rute, Harga Tiket, dan Tips Sebelum Berkunjung
Kawasan ini dikelola bersama oleh PT Palawi Risorsis, Perhutani, dan BUMDes Tulungrejo. Fasilitas pendukung seperti warung makan, toilet, gazebo, dan area parkir yang luas juga tersedia untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama berada di lokasi.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber