Jalan Protokol Kota Batu Macet Total, Dipicu Empat Festival Berbarengan

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:00 WIB
RAWAN MACET: Simpang 3 Lippo Plaza Batu.
RAWAN MACET: Simpang 3 Lippo Plaza Batu.

BATU, RADAR BATU – Kota Batu mengalami lonjakan wisatawan drastis akhir pekan lalu, mulai Jumat (31/7) hingga Minggu (2/8/2026). Kepadatan ini dipicu oleh empat agenda besar yang digelar hampir bersamaan, mulai dari olahraga udara, otomotif klasik, musik, sampai budaya lokal, yang membuat kawasan wisata dan jalan protokol di kota ini penuh sesak.

Lonjakan pengunjung diperkirakan terjadi karena empat agenda besar berskala regional hingga internasional digelar secara bersamaan, mulai dari olahraga, otomotif, musik, hingga budaya.

Kepadatan lalu lintas paling terasa di kawasan wisata dan jalan-jalan utama kota. Pemerintah dan aparat kepolisian setempat pun sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan agar arus kendaraan tetap terkendali.

Baca Juga: Delapan Titik Jalan di Kota Batu Ditutup Hadapi Lonjakan Wisatawan

Rangkaian kemeriahan dibuka dengan Kejuaraan Paralayang tingkat Asia yang berlangsung di kawasan Gunung Banyak selama tiga hari penuh. Event ini menghadirkan atlet-atlet dari berbagai negara dan sekaligus memperkuat posisi Batu sebagai destinasi sport tourism di Jawa Timur.

Di hari yang hampir bersamaan, kawasan Pujon jadi lokasi Jambore Vespa yang menyedot ratusan hingga ribuan penggemar motor klasik dari berbagai daerah. Malamnya, Batu Night Spectacular menggelar konser musik yang juga diperkirakan dipadati ribuan penonton.

Puncak kemacetan justru terjadi di hari terakhir, Minggu (2/8). Sejak pagi, ribuan peserta Nilaya Run memenuhi kawasan Oro-oro Ombo, sementara pada waktu yang sama Parade Bantengan Nuswantoro digelar dengan menghadirkan ribuan seniman dari berbagai daerah.

Kombinasi dua kegiatan berskala besar ini membuat Satuan Lalu Lintas Polres Batu memberlakukan penutupan total di sejumlah ruas jalan protokol, termasuk Jalan Agus Salim, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Panglima Sudirman.

Baca Juga: Jalan Hasanudin Kota Batu Ditutup Total, Ini Rute Alternatifnya

Fenomena ini menunjukkan bahwa geliat sport tourism dan festival budaya di Kota Batu makin diminati, tapi di sisi lain juga jadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan lalu lintas kota kecil yang padat oleh wisatawan. Warga dan pengunjung diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Satlantas Polres Batu paralayang kota batu macet bantengan