Wisata Pulau Lusi Sidoarjo, Camping Ground Alami di Tengah Sungai Porong

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB
Wisata Pulau Lusi (Google Maps/Icank)
Wisata Pulau Lusi (Google Maps/Icank)

BATU, RADAR BATU - Di tengah aliran Sungai Porong, Kabupaten Sidoarjo, yang masih dekat dengan Malang, ada sebuah pulau yang menjadi tujuan wisata yang banyak diminati. Namanya Pulau Lusi, singkatan dari Lumpur Sidoarjo.

Pulau ini terbentuk dari endapan lumpur panas Lapindo yang menyembur sejak tahun 2006, kemudian mengeras dan membentuk daratan baru seiring bertahun-tahun sedimentasi di muara sungai.

Sebagian besar area Pulau Lusi dipenuhi hutan mangrove yang tumbuh subur, membuat suasananya terasa sejuk dan tenang, jauh dari kesan ramai layaknya destinasi wisata mainstream.

Pemandangan Sungai Porong yang lebar dengan arus pasang surutnya menjadi nilai tambah tersendiri, karena sepanjang perjalanan pengunjung bisa menyaksikan aktivitas nelayan, tambak, hingga burung air yang hinggap di sekitar mangrove.

Baca Juga: Tiga Wisata Perahu di Malang Raya, dari Pasar Tradisional Air sampai Susur Sungai Satwa

Camping di Tepi Sungai, Pengalaman yang Jarang Ditemukan di Wisata Lain

Salah satu daya tarik utama Pulau Lusi adalah keberadaan area camping ground. Bagi wisatawan yang menyukai suasana alam, bermalam di tepi sungai dengan suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota tentu memberi pengalaman tersendiri.

Ditambah lagi, pulau ini menawarkan panorama matahari terbit dan terbenam yang indah dengan latar belakang aliran Sungai Porong, momen yang kerap jadi favorit wisatawan untuk sekadar bersantai atau mengabadikan foto.

Letak Pulau Lusi berada di Dusun Tlocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Posisinya yang berada di tengah Sungai Porong membuat suasana di pulau ini terasa alami dan tenang.

Bukan Sekadar Rekreasi, Tapi Juga Ruang Edukasi Lingkungan

Selain untuk kegiatan rekreasi dan camping, Pulau Lusi juga kerap dijadikan tempat penelitian dan edukasi lingkungan, khususnya terkait ekosistem mangrove dan dampak bencana lumpur Lapindo.

Baca Juga: Dari Atas Perahu hingga Dekat Satwa, Ini Tempat Makan yang Punya Konsep Tak Biasa di Batu

Hal ini menjadikan kawasan ini cocok tidak hanya untuk wisatawan yang ingin healing, tetapi juga bagi pelajar atau mahasiswa yang tertarik mempelajari konservasi lingkungan secara langsung di lapangan.

Dilansir dari berbagai sumber, popularitas Pulau Lusi sebagai destinasi ekowisata juga sempat mendapat pengakuan resmi. Kawasan ini pernah masuk nominasi dan meraih predikat destinasi ekowisata terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019, sebuah bukti bahwa transformasi dari lahan terdampak bencana menjadi ruang wisata berbasis konservasi ini diakui secara nasional.

Bagi yang ingin berlibur dengan suasana berbeda dari destinasi kota pada umumnya, camping ground alami di tengah Sungai Porong ini bisa jadi pilihan yang layak dicoba.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Pulau Lusi ekowisata wisata jawa timur sidoarjo