BATU, RADAR BATU - Jawa Timur Park Group memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata RI melalui Program Co-Branding Wonderful Indonesia. Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas promosi destinasi wisata Kota Batu dan Jawa Timur. Selain itu, juga untuk memperkuat citra pariwisata Indonesia baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai salah satu pengelola destinasi wisata terbesar di Indonesia, Jawa Timur Park Group menilai sinergi pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci membangun ekosistem pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Melalui kerja sama itu, kedua pihak akan mengintegrasikan berbagai aktivitas komunikasi pemasaran.
“Semua promosi baik melalui kanal digital maupun media konvensional akan kami diskusikan,” ujar Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S. Ariyanto.
Baca Juga: JTP 3 Bakal Gelar Festival Jepang Tanoshii No Omatsuri
Ia mengaku kolaborasi juga mencakup pertukaran data dan informasi sebagai dasar penyusunan strategi pemasaran yang lebih efektif dan adaptif.
Titik menilai kolaborasi ini menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan pariwisata daerah. Menurutnya, Kota Batu telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
“Melalui Program Co-Branding Wonderful Indonesia, kami ingin memperkuat promosi yang tidak hanya mengenalkan destinasi Jawa Timur Park Group. Namun, juga mengangkat potensi Kota Batu dan Jawa Timur sebagai tujuan wisata,” ujarnya.
Baca Juga: Dongkrak Kunjungan Liburan, JTP 3 Kota Batu Andalkan Swing Bowling
Sebagai implementasi kerja sama, identitas Wonderful Indonesia akan diintegrasikan ke berbagai materi promosi. Di antaranya meliputi media sosial, aktivitas kehumasan, dan kanal komunikasi pemasaran lainnya.
Kolaborasi ini diharapkanmemberi dampak ganda bagi sektor pendukung pariwisata. Mulai perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Meningkatnya kunjungan wisatawan juga diyakini akan ikut menggerakkan perekonomian daerah. (ori/dre)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang