Bukan Cuma Bromo, Kabupaten Malang Kini Jadi Magnet Wisata Baru di Jawa Timur

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:00 WIB
Camping anak TK di Kebun Durian Camp Ground  salah satu pariwisata Kabupaten Malang (Google Maps)
Camping anak TK di Kebun Durian Camp Ground salah satu pariwisata Kabupaten Malang (Google Maps)

BATU, RADAR BATU – Sektor pariwisata Kabupaten Malang mencatat lonjakan signifikan sepanjang semester pertama 2026.

Berdasarkan data sementara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, jumlah kunjungan wisata di wilayah ini telah menembus angka lebih dari 5 juta orang, dihitung dari sekitar 80 persen destinasi yang telah melaporkan datanya hingga pertengahan tahun 2026.

Capaian ini menegaskan posisi Kabupaten Malang sebagai magnet wisata utama di Jawa Timur, bahkan di luar daya tarik Gunung Bromo yang selama ini jadi ikon utamanya.

Momentum kunjungan wisatawan tidak lepas dari libur sekolah yang bersamaan dengan musim kemarau. Cuaca cerah yang mendukung aktivitas luar ruang, dipadukan dengan waktu luang keluarga selama masa liburan, mendorong lonjakan kunjungan ke berbagai destinasi wisata alam maupun buatan yang tersebar di wilayah ini.

Baca Juga: Awas! Hari Ini Jalan Bromo Semeru Kota Batu Ditutup Total. Proyek Drainase Dimulai!

Tren kenaikan wisatawan ini juga sejalan dengan pola nasional, di mana Malang jadi salah satu kota favorit untuk staycation bersama keluarga, selain Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Data pemesanan dari platform digital memperkuat gambaran tersebut. Tiket.com mencatat jumlah pemesanan hotel pada minggu pertama Juni 2026 melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan dengan akhir Mei.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa minat wisatawan terhadap Malang tidak hanya musiman, tetapi juga mulai terlihat sebagai tren yang konsisten.

Untuk menjaring wisatawan keluarga, sejumlah destinasi ramah anak turut dipromosikan lewat kanal resmi Pemkab Malang selama libur Juni-Juli 2026. Di antaranya Bonderland Waterpark di Pakisaji, Kanigoro Park di Pagelaran, hingga Kebun Durian Camp Ground di Ngantang.

Baca Juga: Serasa Pulang Kampung, Kopi Pemain Lama Batu Sajikan Kuliner Nusantara dengan Suasana Jawa Klasik

Selain destinasi buatan tersebut, Kabupaten Malang juga makin dikenal lewat desa wisata dan kawasan pantai selatan yang terus berkembang, menjadikan sebaran wisatawan tidak lagi terpusat di satu titik saja.

Pergeseran pola kunjungan ini membuka peluang baru bagi pelaku UMKM lokal di berbagai kecamatan untuk ikut merasakan dampak ekonomi dari sektor pariwisata.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
libur sekolah 2026 pariwisata jawa timur umkm malang wisata kabupaten malang