Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Ada yang Pakai Koya, Ada yang Tanpa Koya, Ragam Soto di Kota Batu

Sekar Hayyu W. • Kamis, 4 Juni 2026 | 02:00 WIB
Soto Sehat dr. H. Aris (Google Maps @cindillicious)
Soto Sehat dr. H. Aris (Google Maps @cindillicious)

BATU, RADAR BATU – Udara sejuk Kota Batu memang paling pas ditemani semangkuk soto hangat. Namun, tahukah Anda bahwa setiap warung soto di Kota Batu memiliki ciri khas yang berbeda? Ada yang menggunakan koya khas Lamongan, ada yang mempertahankan kuah bening dengan resep turun-temurun, hingga soto bergaya Boyolali dengan cita rasa yang lebih ringan.

Perbedaan racikan inilah yang membuat kuliner soto di Kota Batu selalu menarik untuk dijelajahi. Berikut beberapa rekomendasi soto di Kota Batu yang memiliki karakter dan keunikan masing-masing.

Baca Juga: Mahasiswa Bosan Makan Fast Food? Ini Rekomendasi Kuliner Dekat UMM dengan Menu Rumahan hingga Nusantara

Soto Ayam H. Sokip

Soto Ayam H. Sokip termasuk salah satu kuliner legendaris di Kota Batu yang telah berdiri sejak tahun 1975. Tempat makan ini dikenal dengan kuah beningnya yang segar dan rasa gurih yang tidak berlebihan.

Berbeda dengan soto Lamongan yang identik dengan taburan koya, Soto H. Sokip mempertahankan kesederhanaan kuahnya sehingga cita rasa kaldu ayam lebih terasa. Tak heran jika warung ini masih menjadi favorit warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

Buka setiap hari pukul 06.30-19.30 WIB, berlokasi di Jl. Sudarno No.27, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Soto Ayam Super Lamongan Pak Djari

Jika ingin menikmati soto khas Lamongan, Soto Ayam Super Lamongan Pak Djari bisa menjadi pilihan. Warung yang sudah eksis sejak tahun 1970-an ini dikenal dengan kuah gurih yang kaya rempah serta taburan koya yang menambah cita rasa.

Perpaduan ayam suwir, soun, telur, dan koya membuat soto ini terasa lebih kental dan nikmat. Lokasinya yang berada di pusat Kota Batu juga membuat warung ini mudah dijangkau wisatawan.

Buka setiap hari pukul 06.30-18.00 WIB, berlokasi di Jl. Diponegoro No.84, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Soto Ayam Lamongan Bu Sukma

Tak kalah populer, Soto Ayam Lamongan Bu Sukma juga menjadi tujuan banyak pecinta soto. Kuahnya yang gurih berpadu dengan suwiran ayam dan pelengkap khas soto Lamongan menjadikan menu ini cocok dinikmati saat sarapan maupun makan siang.

Porsinya cukup mengenyangkan dengan harga yang ramah di kantong. Karena itu, warung ini kerap menjadi pilihan warga lokal maupun pengunjung yang ingin menikmati kuliner hangat di Kota Batu.

Buka setiap hari pukul 07.00–21.00 WIB, berlokasi di Jl. Bromo No.7, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Soto Sehat dr. H. Aris

Berbeda dari soto Lamongan yang kaya rempah dan koya, Soto Sehat dr. H. Aris menawarkan cita rasa yang lebih ringan. Soto bergaya Boyolali ini memiliki kuah bening dengan rasa gurih yang berasal dari kaldu alami.

Isiannya juga cukup lengkap, mulai dari ayam, sayuran, hingga pelengkap lain yang membuat sajian terasa segar dan mengenyangkan. Banyak pengunjung memilih tempat ini karena rasanya yang ringan namun tetap nikmat.

Buka setiap hari pukul 07.00-20.00 WIB, berlokasi di Jl. Abdul Gani, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Soto Ayam Lamongan Pak Pri Morena

Nama Soto Ayam Lamongan Pak Pri Morena juga cukup dikenal di Kota Batu. Kuahnya yang segar dengan bumbu yang terasa kuat menjadi salah satu alasan mengapa tempat ini sering ramai pengunjung.

Selain rasanya yang gurih, porsi yang cukup mengenyangkan dengan harga terjangkau membuatnya menjadi pilihan banyak orang untuk sarapan. Soto ini cocok bagi pecinta soto Lamongan yang menyukai kuah kaya rasa tanpa terlalu berat.

Buka setiap hari pukul 06.00-12.00 WIB, berlokasi di Jl. Sakura No.2, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Baca Juga: Belajar dari Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Jangan Tergiur Jalan Pintas Menuju Kesuksesan

Meski sama-sama bernama soto, setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri. Ada yang mempertahankan kuah bening legendaris, ada yang mengandalkan koya khas Lamongan, hingga soto bergaya Boyolali dengan rasa yang lebih ringan. Perbedaan inilah yang membuat wisata kuliner soto di Kota Batu selalu menarik untuk dicoba.

Editor : Aditya Novrian
#soto lamongan #soto boyolali #rekomendasi #soto