BATU, RADAR BATU – Di tengah berkembangnya tempat makan modern di Kota Batu, masih terdapat ruang kuliner yang mempertahankan pendekatan tradisional, salah satunya Omah Madhang Saridjoyo. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan, tetapi juga merepresentasikan cara lain dalam menghadirkan pengalaman bersantap.
Baca Juga: Pupuk Bawang Cafe & Dining Jadi Spot Favorit Ngedate dengan Pemandangan Menawan
Hidangan yang disajikan berupa masakan khas Indonesia yang mengandalkan penggunaan rempah sebagai unsur utama. Cita rasa yang dihadirkan cenderung sederhana dan dekat dengan pola masakan rumahan, tanpa banyak modifikasi ke arah modern. Hal ini menunjukkan upaya mempertahankan karakter asli dari kuliner tradisional di tengah tren makanan kekinian.
Dari segi ruang, penggunaan material seperti kayu dan bambu menjadi elemen dominan dalam bangunan. Penataan tersebut tidak hanya membentuk kesan visual tradisional, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih terbuka dan menyatu dengan lingkungan sekitar. Kondisi ini berbeda dengan sebagian tempat makan yang lebih tertutup dan berorientasi pada desain modern.
Baca Juga: Menikmati Hamparan Bunga Matahari di Batu, Ini Rute Perjalanannya
Keberadaan Omah Madhang Saridjoyo dapat dilihat sebagai bagian dari dinamika wisata di Batu, di mana tidak semua tempat bergerak mengikuti arus modernisasi. Sebaliknya, ada pula yang mempertahankan pendekatan lama sebagai identitas, sekaligus menawarkan alternatif bagi pengunjung yang mencari pengalaman kuliner dengan suasana yang lebih sederhana dan kontekstual.
Editor : Aditya Novrian