BATU, RADAR BATU – Fenomena work from cafe (WFC) membuat kafe di Malang Raya berlomba-lomba menawarkan konsep unik untuk menarik perhatian pengunjung. Di tengah tren tersebut, Apuro Batu tampil berbeda sebagai alternatif dengan menghadirkan suasana alam yang sejuk dan menenangkan.
Kafe ini mengusung konsep rumahan dengan suasana hangat dan nyaman. Alih-alih sebagai tempat bekerja, Apuro ingin hadir sebagai tempat melepas penat dari bisingnya realita. Penataan tempat duduk sengaja dibuat terbatas untuk menciptakan pengalaman yang lebih personal, sehingga pengunjung dapat menikmati waktu bersantai dengan lebih tenang.
Baca Juga: Nggak Cuma View! Ini 5 Cafe Aesthetic di Batu yang Wajib Masuk Feed Instagrammu
Berlokasi di Jalan Wukir, Gang GOR Perdamaian, Gedang Klutuk, Kota Batu, Apuro menjadi ruang untuk bersua dan menikmati waktu dalam suasana yang tenang. Kafe ini buka setiap Senin hingga Sabtu, pukul 09.30 hingga 16.30 WIB.
Sebagai toko kue rumahan, Apuro Batu menghadirkan beragam pilihan dessert sebagai sajian utama, seperti mille crepe, strawberry crumble cheesecake, brownie burnt cheesecake, hingga choux au craquelin. Tak hanya itu, Apuro juga menawarkan menu savory, seperti garlic cheese bread dan quiche spinach chicken cheese. Menariknya, menu yang disajikan dapat berbeda setiap harinya, menyesuaikan dengan ketersediaan bahan. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp15.000.
Baca Juga: Kenapa Konten A Day in My Life Selalu FYP? Ternyata Ini Alasannya
Untuk menu minuman yang disediakan pun variatif, mulai dari kopi seperti americano, V60, ice coffee latte, coffee choco hazelnut, dan non coffee seperti evergreen, choco hazelnut, yellow submarine, dan bitter sweet symphony. Harga yang ditawarkan pun cukup ramah dikantong, mulai dari Rp.15.000.
Apuro Batu menjadi pilihan menarik bagi pencinta dessert yang ingin menikmati hidangan manis dalam suasana alam yang sejuk dan menenangkan. Tak hanya sekadar tempat menikmati makanan, Apuro juga menjadi ruang untuk bersua, melepas penat, dan menikmati waktu dengan lebih tenang di tengah sejuknya Kota Batu
Editor : Aditya Novrian