Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Penghitungan Kunjungan Wisata Kota Batu Bakal Gunakan Sistem Digital

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:14 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

BATU - Skema penghitungan kunjungan wisatawan tahun ini bakal lebih akurat. Pasalnya, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu akan mulai menggunakan sistem digital melalui aplikasi deteksi di smartphone.

Alasannya, penghitungan angka kunjungan wisata terus menjadi problem menahun. Sistem penghitungan manual dinilai rawan manipulasi sehingga data tidak akurat. Belum lagi terbentur dengan kedisiplinan pengelola objek wisata.

“Selama ini kami mendata secara manual dengan meminta hasil penghitungan dari pengelola objek wisata. Tidak semua pengelola disiplin melaporkan data tersebut,” ungkap Onny Ardianto, Kepala Disparta Kota Batu.

Dia mengaku bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penghitungan angka kunjungan di Alun-Alun Kota Wisata Batu. Sebab, di sana ada petugas yang stand by. Termasuk Jawa Timur Park Group, Selecta, dan destinasi alam juga dihitung secara manual.

“Skema baru ini kami harap bisa mendeteksi jumlah kunjungan wisata yang lebih akurat karena bisa dipantau real time,” bebernya. Digitalisasi itu akan menggandeng beberapa penyedia layanan sehingga hasilnya bisa muncul di Global Positioning System (GPS).

Kendaraan yang keluar dan masuk Kota Batu serta asal wisatawannya juga akan terdeteksi. Sistem itu nantinya juga mampu mengkurasi jumlah wisatawan dan warga lokal. Misalnya, warga yang menetap di Kota Batu dalam waktu lama tidak akan tercatat sebagai wisatawan.

Onny berharap angka kunjungan wisata ke depan bisa terdeteksi secara akurat. Dirinya juga mendorong pelaku wisata untuk tertib melapor. “Tentu kami uji coba dulu tahun ini. Kalau berhasil akan kami gunakan permanen,” tandasnya (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#kunjungan wisata #DLH #kota batu #disparta