KOTA BATU – Kota Batu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur dengan udara sejuk khas pegunungan. Selain taman bermain dan wisata alam, kota ini juga terkenal dengan agrowisatanya yang unik. Salah satu aktivitas yang paling digemari wisatawan adalah wisata petik buah, di mana pengunjung bisa merasakan langsung sensasi memanen buah segar dari kebunnya.
Tidak hanya menyenangkan, wisata petik buah juga memberikan nilai edukasi, terutama bagi anak-anak yang ingin belajar tentang pertanian secara langsung. Dari apel, stroberi, hingga buah naga, Kota Batu menawarkan banyak pilihan kebun yang bisa menjadi tujuan liburan bersama keluarga maupun teman.
- Kusuma Agrowisata
Buat kamu yang ingin merasakan liburan lengkap dengan nuansa edukasi, Kusuma Agrowisata bisa jadi pilihan utama. Di sini, pengunjung dapat mencoba aktivitas memetik buah segar seperti apel, stroberi, jambu merah, buah naga, jeruk, bahkan sayuran langsung dari kebunnya. Tidak hanya itu, pengelola juga menyediakan berbagai paket wisata dengan harga mulai Rp 45 ribu hingga Rp 75 ribu, sehingga pengalaman yang didapat bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget pengunjung.
Selain keseruan memetik buah, pengunjung akan didampingi oleh pemandu yang siap memberikan informasi seputar cara bercocok tanam dan perawatan tanaman. Hal ini membuat Kusuma Agrowisata tidak hanya cocok untuk berlibur bersama keluarga, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi anak-anak untuk lebih mengenal dunia pertanian modern.
- 2. Wisata Petik Apel Agro Rakyat
Kalau ingin mencoba sensasi memetik apel langsung dari kebun warga, Wisata Petik Apel Agro Rakyat adalah destinasi yang pas. Berlokasi di Jalan Raya Sidomulyo, tempat ini menawarkan suasana alami khas perkebunan apel di Kota Batu. Cukup dengan tiket mulai Rp 25 ribu per orang, kamu bisa langsung masuk ke area kebun dan menikmati buah apel segar hasil petikan sendiri.
Selain memetik buah, pengunjung juga bisa menikmati suasana pedesaan yang asri sambil berjalan-jalan di antara pohon apel yang rindang. Hal ini tentu memberikan pengalaman berbeda dibandingkan membeli buah apel di pasar, karena sensasi memetik dan memakannya langsung di kebun terasa lebih menyenangkan dan berkesan.
- Wisata Petik Apel Mandiri
Sejak pertama kali dibuka pada tahun 2012, Wisata Petik Apel Mandiri telah menjadi salah satu destinasi populer di Batu. Dengan tiket masuk yang cukup terjangkau mulai Rp 20 ribu, wisata ini menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal berbagai jenis apel dengan rasa yang manis dan kualitas terjaga.
Tak hanya itu, pengalaman berkunjung ke kebun apel di tempat ini juga memberi kesan mendalam, karena pengunjung bisa belajar lebih dekat tentang budidaya apel yang menjadi ikon Kota Batu. Suasana kebun yang sejuk dan alami semakin menambah kenyamanan saat menikmati buah apel segar langsung dari pohonnya.
- Wisata Petik Apel Green Garden
Bagi wisatawan yang mencari pengalaman petik buah dengan suasana menyenangkan, Wisata Petik Apel Green Garden menjadi salah satu pilihan menarik. Berlokasi di Tulungrejo, Bumiaji, wisata ini memungkinkan pengunjung memetik apel langsung dari pohonnya tanpa harus membayar biaya tambahan selain tiket masuk yang dibanderol mulai Rp 25 ribu.
Kebun apel yang luas dengan pemandangan hijau alami membuat pengunjung merasa lebih dekat dengan alam. Selain bisa langsung menikmati apel segar hasil petikan sendiri, suasana tenang di kebun ini juga sangat cocok untuk melepas penat sambil menikmati udara segar khas pegunungan Batu.
Wisata petik buah di Kota Batu bukan hanya tentang mencicipi hasil kebun yang segar, tetapi juga menghadirkan pengalaman liburan yang penuh keseruan dan pembelajaran. Setiap destinasi menawarkan keunikan tersendiri, mulai dari kebun apel rakyat hingga agrowisata modern dengan berbagai jenis buah.
Kalau kamu berencana liburan ke Batu, jangan lupa untuk memasukkan wisata petik buah ke dalam daftar perjalananmu. Dijamin, momen memetik buah langsung dari pohonnya akan menjadi kenangan manis yang sulit dilupakan bersama keluarga maupun sahabat. (ys)
Editor : A. Nugroho