Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Menikmati Waktu dengan Tenang, Rekomendasi Slow Bar di Kota Batu yang Cocok untuk Nongkrong Santai Sambil Menyeruput Kopi

A. Nugroho • Jumat, 19 September 2025 | 03:14 WIB
HANGAT: Stoffel Coffee menghadirkan konsep slow bar yang kekinian tanpa meninggalkan kesan hangat.
HANGAT: Stoffel Coffee menghadirkan konsep slow bar yang kekinian tanpa meninggalkan kesan hangat.

 

KOTA BATU – Kota Batu selalu punya daya tarik tersendiri, bukan hanya karena udaranya yang sejuk dan wisata alamnya yang indah, tapi juga karena semakin banyaknya tempat nongkrong dengan konsep unik.

Salah satu yang kini banyak dicari adalah slow bar, tempat di mana pengunjung bisa duduk santai, ngobrol hangat, atau sekadar menyeruput kopi dengan tempo yang lebih pelan. Beberapa kafe di Batu bahkan menawarkan pengalaman berbeda yang membuat waktu terasa berjalan lebih lambat dan nyaman.

 

  1. Akker Koffie

Bagi pencinta suasana rumahan yang hangat, Akker Koffie bisa jadi pilihan menarik. Meski ruangannya tidak terlalu besar, kesan yang ditawarkan sangat bersahabat. Pengunjung bisa menemukan berbagai varian minuman, mulai dari kopi klasik seperti cappuccino hingga racikan khas lokal seperti kopi kentel atau Vietnam drip. Untuk yang tidak begitu suka kopi, tersedia juga pilihan teh rosella dan matcha latte. Semua ini bisa dinikmati dengan harga ramah di kantong, mulai dari delapan ribuan saja.

Selain minuman, ada kejutan manis lain di Akker Koffie. Tepat di area yang sama terdapat Apuro, dessert shop yang menawarkan berbagai kudapan manis dengan harga mulai dari Rp 12 ribu. Kombinasi kopi hangat dan dessert manis membuat suasana nongkrong semakin lengkap. Tak heran jika banyak pengunjung yang betah berlama-lama hanya untuk menikmati suasana sederhana namun menyenangkan ini.

Bagi yang gemar membaca, Akker Koffie juga menyediakan rak penuh koleksi buku yang bisa dinikmati sambil menyeruput kopi. Letaknya berada di Gedang Klutuk, Kelurahan Temas, dan buka setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul sembilan pagi hingga sore hari. Tempat ini jelas cocok untuk Anda yang lebih suka menghabiskan waktu dengan tenang, ditemani bacaan ringan serta suasana kafe yang damai.

 

  1. Galso Cafe

Kalau Anda ingin menikmati kopi sambil menyatu dengan suasana khas Batu, Galso Cafe adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan. Kafe ini memadukan konsep kebun apel dengan desain rumahan yang modern, menciptakan pengalaman nongkrong yang segar dan unik. Di sini, Anda bisa duduk di bawah pohon apel sambil menyantap makanan yang menggugah selera, seakan sedang berpiknik di kebun pribadi.

Pilihan menu yang disediakan pun beragam. Dari hidangan rumahan yang hangat seperti ayam penyet atau sup spesial, hingga makanan modern seperti chicken roll dan smoothies yang segar. Harganya juga cukup bersahabat, mulai dari Rp 12 ribu untuk makanan ringan hingga Rp 40 ribu untuk menu utama, sementara minumannya dibanderol antara Rp 6 ribu sampai Rp 23 ribu. Jadi, tak perlu khawatir soal budget untuk menikmati pengalaman berbeda ini.

Dengan konsep uniknya, Galso Cafe kini menjadi destinasi kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan. Berlokasi di Jalan Raya Arjuno, Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, kafe ini beroperasi mulai pukul 10 pagi hingga 9 malam di hari biasa, dan buka lebih awal pada akhir pekan. Perpaduan udara sejuk, nuansa kebun apel, serta sajian menu variatif menjadikannya tempat tepat untuk melepas penat setelah berkeliling Kota Batu.

 

  1. Stoffel Coffee

Stoffel Coffee menghadirkan konsep slow bar yang kekinian tanpa meninggalkan kesan hangat. Lokasinya hanya sekitar sepuluh menit dari pusat Kota Batu, tepatnya di Jalan Suropati Gang VII Jalan Pesanggrahan Kusuma No. C-6, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, sehingga mudah dijangkau oleh siapa pun. Meski tempatnya tidak begitu luas, kafe ini didesain dengan interior menarik serta suasana nyaman yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Soal menu, Stoffel menghadirkan pilihan yang cukup variatif. Mulai dari racikan klasik seperti ice latte dan filter coffee, hingga menu khas seperti killer whale. Bagi yang ingin camilan ringan, tersedia juga bagel dengan harga mulai Rp 20 ribu. Yang membuatnya berbeda, sistem pembayaran di sini cukup unik: pengunjung tidak perlu membayar di awal, tetapi bisa melunasi tagihan ketika hendak pulang.

Fasilitas yang ditawarkan pun cukup mendukung kebutuhan pengunjung. Ada ruang ber-AC yang pas untuk bekerja dengan laptop, serta area balkon outdoor bagi mereka yang lebih suka suasana terbuka. Jam operasionalnya pun fleksibel, buka setiap hari pukul enam pagi hingga enam sore, kecuali hari Jumat. Dengan kombinasi pelayanan ramah, lokasi strategis, dan menu yang pas di kantong, Stoffel jadi salah satu rekomendasi slow bar yang patut dicoba.

 

Deretan slow bar di Kota Batu menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, mulai dari suasana kebun apel yang sejuk, nuansa rumahan yang hangat, hingga kafe bergaya modern yang kekinian.

Meski konsepnya tidak sama, ketiganya punya benang merah: memberi ruang bagi siapa saja untuk menikmati kopi dengan ritme yang lebih pelan dan menenangkan. Jadi, apakah Anda sedang mencari tempat untuk bekerja, membaca, atau sekadar melepas lelah, slow bar di Batu siap menemani dengan caranya masing-masing. (ys)

Editor : A. Nugroho
#nongkrong #cafe #slow bar #kota batu #kopi #coffee