KOTA BATU - Kota Batu bukan hanya dikenal dengan udara sejuk dan deretan destinasi wisatanya yang menawan, tapi juga menyimpan kekayaan kuliner khas yang tersebar di berbagai desa wisata.
Di balik pemandangan hijau dan aroma tanah basah khas pegunungan, desa-desa ini menawarkan pengalaman kuliner yang unik, memadukan cita rasa tradisional dengan suasana pedesaan yang autentik.
Bagi wisatawan yang ingin mencicipi rasa lokal sekaligus menikmati panorama alam, menjelajahi desa wisata kuliner di Kota Batu adalah petualangan rasa yang tak boleh dilewatkan.
Desa Wisata Bumiaji Stroberi, Apel, dan Olahan Segar dari Kebun
Bumiaji sudah lama menjadi ikon wisata agro di Kota Batu. Desa ini terkenal dengan kebun apel dan stroberinya yang luas, di mana wisatawan bisa langsung memetik buah dari pohon atau tanaman, kemudian mencicipinya di tempat.
Tidak hanya buah segar, warga setempat juga kreatif mengolah hasil kebun menjadi berbagai produk seperti jus apel segar (Rp10.000), dodol apel (Rp15.000 per bungkus), dan selai stroberi homemade yang manisnya alami. Suasana sejuk dan pemandangan gunung membuat pengalaman bersantap di Bumiaji terasa istimewa.
Banyak kafe kecil dan warung tepi jalan yang mengusung konsep farm-to-table, di mana semua bahan masakan diambil langsung dari kebun sekitar.
Desa Wisata Tulungrejo Harmoni Teh, Sayur, dan Kuliner Tradisional
Tulungrejo adalah surga bagi pecinta sayuran segar dan teh pegunungan. Desa ini memiliki kebun teh yang rimbun, menghasilkan daun teh dengan aroma khas dan rasa yang menenangkan. Selain itu, wisatawan bisa mencicipi kuliner khas desa seperti jagung bakar manis Rp 8.000, wedang jahe hangat Rp 5.000, dan aneka jajanan pasar seperti onde-onde dan klepon.
Bagi penggemar kuliner tradisional, Tulungrejo memberikan suasana nostalgia yang mengingatkan pada masa kecil. Tidak jarang, pengunjung juga diajak ikut memetik sayuran segar dan membawa pulang hasil panennya dengan harga terjangkau.
Desa Wisata Punten Ikan Segar dan Sayur Organik
Punten menawarkan kombinasi wisata alam dan kuliner yang memikat. Desa ini terkenal dengan kolam-kolam ikan air tawarnya yang jernih, di mana pengunjung bisa memancing sendiri atau langsung memesan ikan bakar dan ikan goreng di warung setempat.
Harga ikan bakar di Punten berkisar Rp 30.000 – Rp 50.000 per porsi tergantung ukuran, lengkap dengan lalapan dan sambal pedas. Selain ikan, Punten juga dikenal dengan sayur organiknya, yang diolah menjadi tumis segar atau sup bening khas desa. Pemandangan sawah hijau dan aliran sungai kecil membuat makan di Punten terasa damai.
Desa Wisata Pandanrejo Surganya Susu Segar dan Olahannya
Pandanrejo adalah destinasi wajib bagi pecinta olahan susu. Desa ini dikenal sebagai sentra peternakan sapi perah, di mana pengunjung bisa mencicipi susu murni hangat Rp 7.000 per gelas langsung dari peternak. Tidak hanya itu, ada juga yoghurt segar Rp 10.000, es krim susu homemade Rp 15.000, hingga keripik susu yang renyah.
Wisatawan bisa berkeliling peternakan, melihat proses pemerahan sapi, dan belajar tentang pengolahan susu. Suasana pedesaan yang tenang dan aroma segar dari rumput hijau membuat pengalaman ini semakin lengkap.
Desa Wisata Tlekung Kelezatan Sate Kelinci dan Minuman Herbal
Tlekung memiliki menu andalan yang cukup unik seperti sate kelinci. Dagingnya empuk, diolah dengan bumbu kacang yang gurih, dan disajikan dengan lontong atau nasi Rp 25.000 per porsi.
Selain sate kelinci, desa ini juga terkenal dengan minuman herbal tradisional seperti beras kencur dan kunyit asam, yang dipercaya baik untuk kesehatan. Banyak warung di Tlekung yang berada di tepi jalan dengan pemandangan kebun dan gunung, sehingga makan di sini terasa lebih nikmat.
Keunggulan utama dari desa wisata kuliner di Kota Batu adalah kemampuannya menggabungkan dua daya tarik sekaligus keindahan alam dan cita rasa autentik. Wisatawan tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga menikmati udara sejuk, berfoto di tengah kebun atau sawah, dan berinteraksi langsung dengan warga lokal.
Setiap desa punya ciri khasnya sendiri, sehingga menjelajahi beberapa desa sekaligus dalam satu perjalanan adalah pilihan yang tepat. Desa wisata kuliner di Kota Batu adalah surga tersembunyi bagi para penikmat kuliner dan pencinta alam.
Dari segarnya stroberi di Bumiaji, hangatnya wedang jahe di Tulungrejo, gurihnya ikan bakar di Punten, manisnya es krim susu di Pandanrejo, hingga uniknya sate kelinci di Tlekung semuanya menyajikan pengalaman yang tak hanya memanjakan lidah, tapi juga hati. (mkp)
Editor : A. Nugroho