BATU — Ada kabar baru yang menarik dari Durian Fantasi (Dufan) Batu. Agrowisata itu kini hadir dengan jam operasional malam hari. Mulai pukul 18.00-22.00 setiap weekday (Senin-Kamis). Itu seiring peluncuran program baru yakni Dufan Santuy.
Program tersebut bakal memberikan pengalaman nongkrong malam dengan suasana yang romantis. Selain itu, pengunjung juga tetap bisa bersantai menikmati sejuknya Kota Batu sambil menyantap hidangan khas Dufan yang harganya terjangkau.
Menurut Sujono Djonet, Konseptor Dufan Batu, program baru itu berkonsep tempat santai keluarga yang menyajikan hidangan angkringan lezat dan beraneka ragam. Tentu saja harganya ramah di kantong karena mulai Rp 4 ribuan saja.
“Selain itu, di Dufan Santuy ini pengunjung tidak dikenakan tiket masuk,” ungkap Djonet.
Dia menjelaskan Dufan Santuy menyiapkan tempat nongkrong asyik yang jauh dari hiruk pikuk kota. Kenapa hanya weekday tidak weekend?
Sebab, saat weekend banyak wisatawan dari luar kota yang ingin berlama-lama di Dufan hingga malam. Sehingga, operasional Dufan saat weekend berjalan seperti biasa mulai pukul 10.00-22.00. Jadi, wisatawan tak perlu khawatir dengan keterbatasan waktu operasionalnya.
Suasana senja dan malam di Dufan memang jadi bidikan pengunjung. Nuansa tenang, nyaman, dan atmosfer tempat yang meriah karena dipenuhi lampu hias dan lampion garden menjadi suguhan hangat dan menarik di sana.
Ini cocok bagi pengunjung atau wisatawan yang benar-benar ingin santai dan rileks di malam hari dengan suasana outdoor. Djonet memastikan tempat nongkrong yang berkonsep seperti Dufan Santuy belum ada di Kota Batu.
Menurut dia, inovasi Durian Santuy ini terbukti efektif menarik banyak pengunjung pada jam-jam tersebut. Bahkan mereka betah berlama-lama di agrowisata durian dan alpukat itu hingga menjelang jam tutup.
Sementara itu, Operational Manager Dufan, Dedy mengatakan area yang digunakan program baru itu juga bisa di-booking untuk berbagai kegiatan. Seperti gathering hingga pesta ulang tahun. “Kami bisa menyiapkan makanan prasmanan untuk rombongan,” katanya. (lid/dre)
Editor : A. Nugroho