Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jam Operasional Wisata Petik Stroberi Di Desa Tulungrejo Dibatasi

A. Nugroho • Rabu, 21 Mei 2025 | 21:06 WIB

 

BERWISATA: Pengunjung sedang memetik buah di Wisata Petik Stroberi, Desa Tulungrejo kemarin (20/5).
BERWISATA: Pengunjung sedang memetik buah di Wisata Petik Stroberi, Desa Tulungrejo kemarin (20/5).

 

BUMIAJI - Jam operasional Wisata Petik Stroberi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji kini dibatasi mulai pukul 07.00-12.00 saja. Itu lantaran intensitas hujan yang masih sangat tinggi. Pembatasan tersebut bertujuan untuk menjaga kepercayaan wisatawan. Pasalnya, mayoritas pengunjung memesan tiket wisata melalui online dan agen. Dengan begitu, informasi pembatasan jam operasional tersebut bisa diketahui di awal. “Kami juga sampaikan alasannya kepada wisatawan,” ujar Yeni Rahmawati, sang pengelola. Dia mengaku tidak mau membuat pengunjung kecewa.

 

Sebab belakangan ini, di atas pukul 12.00 sudah bisa dipastikan hujan. Otomatis kegiatan petik stroberi tak bisa dilakukan. Mengingat kebun stroberi berada di ruang terbuka. Selain itu, alasan Yeni melakukan pembatasan jam operasional adalah kualitas buah yang terus menurun. Hujan membuat stroberi banyak yang busuk. Selain itu, bentuk buahnya juga tidak bagus. Secara umum produksiny  tentu saja turun drastis. “Ukurannya jadi lebih kecil dari biasanya. Sementara, yang berukuran besar malah pecah-pecah,” ungkapnya. Dia menyebut seharusnya bulan ini sudah masuk musim kemarau. Sebab, dia selalu menyesuikan jadwal tanam dan masa panen dengan potensi cuaca. Yeni menyampaikan jam operasional baru dibuka normal pada saat akhir pecan saja. Yakni mulai pukul 07.00- 17.00.

 

“Kami juga berikan pengertian sebelumnya  kepada pengunjung agar mereka tak kecewa dengan kondisi kebun dan buahnya,” tandasnya. Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu Heru Yulianto mengatakan dampak hujan di musim kemarau memang membuat kualitas tanaman memburuk. Sebab, serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) banyak muncul. “Bahkan varian serangan OPT juga semakin banyak. Makanya pengaruh ke kualitas produksinya sangat luar biasa,” tandasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#Organisme Pengganggu Tumbuhan #wisata #Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan #petik stroberi