BATU – Udara sejuk, kabut malam, dan hujan gerimis adalah kombinasi khas Kota Batu yang tak pernah gagal bikin suasana jadi syahdu. Tapi jangan heran jika perut jadi cepat keroncongan saat berjalan-jalan di tengah hawa 16–24 derajat Celsius yang mendominasi kawasan ini sejak Mei hingga awal Juni 2025. Cuaca dingin memang punya cara tersendiri untuk membangkitkan nafsu makan.
Nah, bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berlibur di Batu, berikut adalah rekomendasi kuliner paling pas untuk disantap di tengah udara lembap dan dingin, lengkap dengan lokasi tempat makan paling legendaris dan recommended!
Baca Juga: Cuaca Dingin & Hujan Tiap Hari: Jangan Nekat ke Kota Batu Tanpa Outfit Ini!
1. Bakso Malang & Mie Dok-Dok: Paduan Hangat yang Menggoda
Tak lengkap rasanya ke Batu tanpa mencicipi Bakso Malang berkuah hangat. Salah satu tempat favorit adalah Bakso De Stadion (Jalan Stadion Utara No.12, Sisir, Batu). Dengan berbagai varian bakso, mie dok-dok, hingga ramen jawa, tempat ini buka dari jam 10 pagi hingga 9 malam. Cocok jadi pelarian saat gerimis turun.
2. Soto Ayam Cak Mat: Nikmatnya Kuah Kental di Tengah Kabut
Soto ayam dengan koya kelapa dan suwiran ayam kampung adalah sajian pas saat malam dingin. Soto Ayam Cak Mat di daerah Sisir buka pukul 17.00 hingga tengah malam. Rasa khasnya membuat tempat ini ramai oleh pelanggan setia, terutama saat suhu mulai turun.
Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, Begini Cara Jaga Kesehatan Tubuh saat Peralihan Musim!
3. Sate Kelinci & Sop Iga Hotplate: Pedas, Gurih, dan Hangat
Daging kelinci yang empuk dipadu bumbu kacang hangat jadi primadona di Warung Sate Kelinci Songgoriti dan Sate Hotplet Batu. Sajian di atas hotplate menjaga panas makanan tetap maksimal—pas untuk cuaca yang menusuk tulang.
4. Mie Soden Selecta: Andalan Kuliner Malam Anak Muda Batu
Buka dari jam 10 malam hingga subuh, Mie Soden Selecta di Tulungrejo, Bumiaji, menyajikan mie racikan khas dengan bumbu rahasia dan topping sederhana. Rasanya? Bikin ketagihan, apalagi dinikmati sambil menikmati udara malam Batu yang segar.
5. Ketan Legenda & Jagung Bakar: Camilan Wajib di Alun-Alun
Tak hanya makanan berat, Batu juga punya camilan ikonik seperti Pos Ketan Legenda 1967 di Jalan Kartini dekat Alun-alun. Tersedia varian topping kekinian seperti durian, keju, hingga susu cokelat. Untuk yang ingin versi klasik, cukup sambangi pedagang jagung bakar dan wedang jahe di sepanjang Jalan Diponegoro.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Rentan Terserang Penyakit, Ini Tips untuk Jaga Imunitas Tubuh
6. Menu Rumahan di Kuliner Pak Duro
Kalau perut benar-benar butuh asupan serius, Kuliner Pak Duro menyajikan porsi jumbo nasi goreng, mie ayam, dan aneka lauk lokal. Buka hingga larut malam, tempat ini jadi favorit pekerja malam dan mahasiswa.
7. Restoran Keluarga: Nyaman Saat Hujan Deras
Untuk makan bersama keluarga, Warung Wareg, Gubug Makan Mang Engking, dan Waroeng Bamboe Lesehan Sidomulyo menawarkan menu seafood, gurami bakar, hingga cumi crispy dalam suasana alam yang hangat dan tertutup—ideal untuk bersantap saat hujan mengguyur.
Tips Memilih Kuliner Sesuai Cuaca Batu
- Pilih makanan hangat dan berkuah saat hujan atau pagi-malam hari.
- Menu pedas bisa membantu tubuh tetap hangat.
- Camilan tradisional seperti ketan dan jagung bakar paling nikmat disantap di area wisata malam.
- Untuk keluarga, cari tempat makan indoor agar tetap nyaman saat cuaca buruk.
Cuaca sejuk Batu bukan halangan untuk menikmati momen, justru jadi alasan untuk mencicipi ragam kuliner khas yang menggoda. Jadi, kalau Anda sedang di Batu dan perut terasa cepat lapar, percayalah, itu bukan kebetulan, itu budaya! Yuk, hangatkan tubuh dan hati dengan kuliner khas Batu yang tak pernah gagal membuat rindu pulang! (my)
Editor : A. Nugroho