Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kampoeng Wisata De Berran, Dari Pembuangan Sampah Menjadi Kolam Renang Destinasi Terfavorit Keluarga

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 18 April 2024 | 20:31 WIB
Photo
Photo

KOTA BATU - Kampoeng Wisata De Berran, yang terletak di Dusun Gondorejo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Mulai beroperasi sejak 2017, awalnya tempat pembuangan sampah, kini telah bertransformasi menjadi objek wisata yang menarik.

Area ini memiliki gua yang dulunya menjadi tempat persembunyian penjajah dan tambang.

Warga membersihkan sampah untuk memanfaatkan mata air dari gua, yang awalnya direncanakan untuk penanaman ikan dan irigasi, namun kolamnya malah menjadi tempat mandi anak-anak.

Setelah diubah oleh warga selama sekitar satu tahun, akhirnya menjadi kolam bermain.

De Berran diambil dari istilah "berran" yang merujuk pada lahan di tepi sungai dengan tanah berbatu, pasir, dan air.

Dipadukan dengan "de", yang merupakan kata populer pada era 2017-an, menjadi De Berran.

Meskipun lokasinya sulit ditemukan karena masuk ke daerah pemukiman warga, pengunjung dapat berpatokan dengan lokasi Andong Cafe.

Dari sana, pengunjung dapat menuju ke arah barat di jalan mangga sejauh 81 meter, lalu belok kanan sejauh 23 meter dan belok kiri sejauh 62 m.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, hanya Rp10.000 baik weekdays maupun weekend.

Pengunjung bisa menikmati kesegaran berenang di kolam renang bebas kaporit langsung dari sumber mata air gua-gua bersejarah.

De Berran buka dari jam 08.00 hingga jam 16.00.

Objek wisata ini memiliki total tiga kolam renang dengan kedalaman berbeda, mulai dari 30 hingga 150 sentimeter, yang dikategorikan menjadi kolam renang remaja, anak-anak, dan dewasa.

Selain itu, tersedia fasilitas lain seperti kamar ganti, toilet, musholla, stan makanan, dan fasilitas rumah panggung yang bisa disewa untuk acara ulang tahun, reuni, arisan, dan sebagainya.

Deretan gazebo di pinggir kolam juga dapat digunakan sebagai tempat istirahat atau meletakkan barang selama berenang. (Aisyah Nur Shabrina/fin)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kampung wisata #kota batu