KEPANJEN – Angka kunjungan wisatawan pada momen Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Malang diprediksi bakal melejit.
Hal itu dipastikan berbanding lurus dengan peningkatan perputaran uang.
Apalagi liburan kali ini juga berbarengan dengan libur sekolah.
Kabid Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Armand mengungkapkan, peningkatan angka kunjungan bakal terjadi di wilayah Malang Raya.
”Tapi kalau angka prediksi kami bisa kurang lebih di 100 ribu hingga 150 ribu orang,” ujarnya.
Dengan estimasi jumlah wisatawan tersebut, bila dirata-rata pengeluaran per orang sekitar Rp 500 ribu.
Jumlah itu tentu memiliki kemungkinan bisa lebih tinggi atau lebih rendah.
”Itu diperkirakan biaya secara keseluruhan sebuah perjalanan wisata. Itu sudah termasuk makan dan minum hingga BBM,” katanya.
Apabila wisatawan juga menginap, dipastikan uang yang dikeluarkan jumlahnya lebih banyak lagi.
Para wisatawan juga kemungkinan harus merogoh kocek lebih banyak karena kondisi harga kebutuhan saat ini cenderung naik.
Apalagi berbarengan dengan libur sekolah.
”Sehingga keluarga-keluarga semakin leluasa dalam melakukan liburan,” tambahnya.
Dengan total pengeluaran satu orang diestimasikan Rp 500 ribu dan angka kunjungan mencapai 100 ribu orang saja, diperkirakan perputaran uang bisa mencapai Rp 50 miliar.
Ia menambahkan, untuk wilayah tujuan wisatawan di Kabupaten Malang cukup merata.
Namun yang favorit adalah kawasan Wisata Gunung Bromo, pesisir Malang Selatan dan selanjutnya destinasi wisata di Kecamatan Pujon.
“Wisata di Pujon bisa menampung luberan wisatawan dari Kota Batu,” katanya. (iza/nay)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana