Setengah Hektare Hutan Pinus dan Rumpun Bambu di Kota Batu Terbakar

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 17:00 WIB
KEBAKARAN LAHAN: Hutan pinus dan lahan bambu di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji terbakar Sabtu (3/10). (PUSDALOPS BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)
KEBAKARAN LAHAN: Hutan pinus dan lahan bambu di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji terbakar Sabtu (3/10). (PUSDALOPS BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)

BUMIAJI, RADAR BATU - Sisa pembakaran serasah yang belum sepenuhnya padam memicu kebakaran di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Sabtu lalu (3/10). Api merembet ke kawasan hutan pinus dan rumpun bambu hingga membakar sekitar 0,5 hektare lahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko mengatakan, api diketahui sekitar pukul 16.30. Kobaran berlangsung hingga malam dan meluas dari area bekas pembakaran serasah ke vegetasi di sekitarnya.

Baca Juga: Tak Jauh dari Batu, Ramu Space Malang Sajikan Kencur Latte hingga Choco Spice

“Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare,” ujarnya kemarin (4/10).

Berdasarkan kaji cepat di lokasi, tidak ada korban jiwa dan luka. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada ekosistem hutan pinus di kawasan tersebut.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kota Batu Naik Ke Penyidikan, Kejari Panggil Pengurus Hari Ini

Petugas bersama pihak terkait melakukan pemadaman secara manual. Tujuannya untuk mencegah api meluas. Sekat bakar juga dibuat dengan membersihkan vegetasi dan bahan mudah terbakar di sekitar lokasi terdampak.

Upaya tersebut dilakukan untuk menghambat pergerakan api. Selain itu, untuk mencegah kobaran menjalar ke kawasan hutan dan vegetasi lain. Suwoko mengimbau masyarakat di sekitar kawasan hutan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Baca Juga: Bawa Laptop ke Cafe? Roewang Tamoe di Malang Punya Space Nyaman untuk WFC

Bara dari pembakaran yang terlihat sudah padam tetap berpotensi menyala kembali dan sulit dikendalikan. Masyarakat juga diminta memastikan seluruh sisa pembakaran benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Langkah tersebut penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. “Apalagi mengingat kebakaran di kawasan hutan dapat dengan cepat meluas dan berdampak terhadap ekosistem serta lingkungan sekitar,” kata Suwoko.

Kebakaran lahan menjadi persoalan yang cukup sering muncul sepanjang kemarau tahun ini. Dari sekitar 60 kejadian kebakaran di Kota Batu, 28 di antaranya merupakan kebakaran lahan yang terjadi pada puncak musim kemarau.

Editor : Fajar Andre Setiawan
bumiaji batu karhutla bpbd kota batu